Puisi-puisi Amien Wangsitalaja

Kompas.com - 06/10/2010, 03:31 WIB
EditorJodhi Yudono

dan bukankah ia ditikam dari belakang?

Khalifah Umar   --abdurrahman wahid

suatu malam umar mencuri gandum dari gudang negara (karena di sudut kampung si sebuah rumah seorang ibu memasak batu)

jangan jangan mencuri gandum di sini di negara yang menjunjung koridor hukum

Kretapi

aku beroleh inspirasi dari seorang wali yang naik kretapi katanya: kretapi tak membawamu ke mana-mana karena kretapi pergi pulang melulu dari mana kembali ke mana

karenanya dan karenanya jika engkau hendak belajar pekerti janganlah ambil ibrah pada rutinitas dan kuantitas pulang pergi tapi ambillah ibrah pada setianya setianya

Mahabbah dan Syahwah --andien, engkau    jauh dari jangkauan    tapi garis bibirmu    rawan kukenang

apakah engkau belum percaya bahwa iman perlu diuji coba dan mahabbah bukan soal coba-coba

dan apakah engkau masih percaya aku rajin membangun syari’at kujadikan rumah bagi labil syahwat

Halaman Selanjutnya


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.