Puisi-puisi Amien Wangsitalaja

Kompas.com - 06/10/2010, 03:31 WIB
EditorJodhi Yudono

(aku membuka literatur kaidah fiqhiyah yang rumit)

sore berselimut asap dan oktan dan suatu bacaan perihal seks yang nyinyir atau politik yang slapstik memerdekakan imajinasiku berkhalwat dengan hantu

wahai siapa membuka pintu tasawuf siapa memuja pagar demokrasi siapa berbekal ilmu transaksi meneror inspirasi laki-bini?

sementara orang memendam hasrat untuk kaya-raya aku sempat membunuh majikan di sebaris fiksi berjudul “okultisme dari utara” atau “kapitalisasi yang adolesen”

ini kotaku merdu semata dalam ensiklopedi

Irrational Order   --abdurrahman wahid

seorang syeikh penggenggam rasionalitas mitologi terbunuh oleh mitos politik rasional

selamat jalan syeikh yang rasional yang mitos selamat jalan

Khalifah Ali  --abdurrahman wahid

ali pemimpin cerdas dari bijaknya lahir mantiq dan perbalahan dan akhlaq kekuasaan

Halaman Selanjutnya


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.