Puisi-puisi Amien Wangsitalaja

Kompas.com - 06/10/2010, 03:31 WIB
EditorJodhi Yudono

___ lamin: rumah panjang orang Dayak

Perawan Lamin 2

kupanggil saja kamu anna tapi kamu memang manis duduk di sisi lamin menyorongkan manik-manik hati

aku terpedaya tak kuasa menawar harga rindu aduh

kupanggil saja kamu anna kerana aku ingin melihatmu menari mengepakkan lengan menyibakkan kaki

aku silap tak kuasa menjinjing angau aduh

Eusideroxylon Zwageri

mengapa harus iri pada eusideroxylon zwageri sedang senyum yang pernah kaugenitkan pada sufi kian menguat oleh hujan dan terik mentari

ini tentu bukan mimpi saat kusentuh tangga lamin yang bahari aku telah belajar menakik hati dan kupastikan sesaat lagi rambutmu menyibak menggerai kerana aku mulai mendaki

___ eusideroxylon zwageri: ulin

Halaman Selanjutnya


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.