Puisi-puisi Amien Wangsitalaja

Kompas.com - 06/10/2010, 03:31 WIB
EditorJodhi Yudono

Pengantin (1)

aku gemas pada hud hud yang gemetar mengabarkan pesonamu

aku gemas pada pemilik ilmu yang berhasil menyatakan singgasana kecantikanmu lebih cepat dari kedip bola mataku

dan aku lebih gemas padamu kerana engkau 'lah sudi mengunjungi relung istanaku

maka kutawarkan lantai hati yang sejernih kolam sehingga betis asmaramu tersingkap

Pengantin (2)

aku memang merencanakanmu menjadi zulaikha

dan saat itu aku ingin gamisku sobek di bagian depannya di bagian belakangnya

sehingga kita tak perlu merekayasa perjamuan agar jemari orang-orang teriris pisau menyaksikan syahwat yang tampan

Tektonik



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.