Di Acara KPK, Jokowi Tegaskan OTT Bukan Keberhasilan Antikorupsi

Kompas.com - 04/12/2018, 10:36 WIB
 Presiden Jokowi dalam peringatan hari antikorupsi sedunia yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi, di Jakarta, Selasa (4/11/2018). KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Jokowi dalam peringatan hari antikorupsi sedunia yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi, di Jakarta, Selasa (4/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan, banyaknya penangkapan dan pemenjaraan terhadap pelaku korupsi bukan indikator keberhasilan.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi, di Jakarta, Selasa (4/11/2018).

Hadir dalam acara tersebut pimpinan dan pegawai KPK, pimpinan parpol, hingga sejumlah menteri dan kepala lembaga negara.

"Saya kira Saudara-saudara sepaham dengan saya. Keberhasilan bangsa yang anti-korupsi tidak diukur dari seberapa banyak orang yang ditangkap dan dipenjarakan," ujar Jokowi.

Baca juga: Sambangi KPK, Menristek Dikti Konsultasi Pendidikan Antikorupsi dan Pencegahan

"Tetapi, diukur dari ketiadaan orang yang menjalankan tidak pidana korupsi," lanjut dia.

Jokowi memastikan, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memberantas korupsi. Misalnya, dengan penyediaan layanan berbasis elektronik seperti e-tilang, e-samsat hingga e-budgeting, dan e-planning.

Selain itu, pemerintah juga menerbitkan sejumlah aturan untuk mencegah korupsi.

Misalnya, Peraturan Presiden No 54/2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi. Selain itu, PP No 63/2018 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan karena membantu pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca juga: Kata Fahri Hamzah, KPK Frustrasi jika Terus Gelar OTT

Dengan berbagai langkah tersebut, Jokowi yakin Indonesia akan mencapai kondisi ideal yang antikorupsi.

"Saya yakin suatu saat kita berhasil, akan membangun bangsa yang bebas korupsi," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X