Kompas.com - 29/09/2017, 23:13 WIB
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menegaskan bahwa KPK tetap berkomitmen untuk menuntaskan kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Langkah ini akan dilakukan KPK meski telah mengalami kekalahan dalam sidang gugatan praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto atas penetapannya sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP.

"Kami tegaskan, apa pun putusan yang dijatuhkan tadi, tidak akan menghentikan proses hukum dalam kasus e-KTP," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Apalagi, kata Febri, KPK memiliki sejumlah bukti yang membuktikan terjadinya korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun tersebut. Bahkan, sudah ada dua terdakwa yang sudah diputus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun yang sudah divonis adalah mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto yang divonis masing-masing 7 tahun dan 5 tahun penjara.

"KPK akan terus menangani proses indikasi kasus korupsi e-KTP ini. Karena memang kami yakin betul bukti yang kami miliki," kata Febri.

(Baca juga: KPK Kecewa Penetapan Tersangka Novanto Dinyatakan Tak Sah)

Sampai saat ini, kata Febri, ada lima orang yang sedang diproses oleh KPK dalam kasus yang sama. Karena itu, penuntasan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP akan tetap berjalan.

"Sampai hari ini berarti masih ada lima orang yang sedang diproses dalam kasus ini. Ada yang di persidangan dan penyidikan termasuk mendalami pihak lain," ujar dia.

"Perlu kami tegaskan kasus e-KTP akan tetap jalan, dan KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini," kata Febri.

Sebagaimana diketahui, Hakim Cepi Iskandar menerima sebagian gugatan praperadilan yang diajukan Novanto. Dalam putusannya, penetapan tersangka Novanto oleh KPK dianggap tidak sah. Menurut hakim, KPK harus menghentikan penyidikan kasus Novanto.

(Baca juga: KPK: Penyidik Bisa Tetapkan Kembali Novanto sebagai Tersangka)

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.