Kompas.com - 10/08/2022, 12:23 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berharap Pemilu 2024 berjalan sesuai tahapan yang sudah ditetapkan.

Selain itu, dia juga berharap agar stabilitas politik jelang 2024 bisa terjaga dengan baik. Sebab, hal tersebut berpengaruh pada kelangsungan pembangunan yang dilakukan pemerintah di masa datang.

“Oleh karenanya pemilu harus dilaksanakan sesuai jadwalnya yaitu di bulan Februari 2024,” kata Airlangga dalam keterangannya, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Daftarkan Parpol, Airlangga, Zulkifli, dan Suharso Jalan Bersama ke KPU

Ia meminta semua pihak tetap menjaga kekompakan agar kontestasi elektoral itu tidak menyebabkan keterbelahan di masyarakat.

“Kami juga mendorong untuk pemilu yang dilaksanakan secara jurdil (jujur dan adil), demokratis dan tidak menggunakan isu-isu primordial yang akhirnya hanya memecah belah bangsa,” tutur Airlangga.

Di sisi lain, Airlangga mendesak agar pemerintah segera mencairkan semua kebutuhan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Partai Golkar mendorong pemerintah agar segera merealisasikan anggaran yang dibutuhkan agar semua tahapan, program, dan agenda yang telah tersusun oleh penyelenggara pemilu dapat dilaksanakan sesuai jadwal,” ungkapnya.

Baca juga: KPU Bentuk 8 Tim untuk Proses Pendaftaran Pemilu, 6 di Antaranya Urus Verifikasi

Airlangga mengatakan, pemilu adalah program yang membutuhkan pencairan dana bertahap tiap tahun.

“Untuk tahun 2022 pencairan tentu sesuai kebutuhan dan berbasis DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran). Untuk tahun 2023 sudah disampaikan bahwa anggaran KPU masuk dalam skala prioritas,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU meminta Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) segera memproses usulan revisi DIPA KPU 2022.

Sebelumnya pemerintah sudah menyetujui DIPA awal KPU senilai Rp 2,45 triliun.

KPU lalu mengajukan kembali kekurangan anggaran senilai Rp 5,6 triliun dan baru disetujui pencairan Rp 1,24 triliun.

Baca juga: Politikus Golkar: Harus Ada Trik Khusus agar KIB Mau Terima Airlangga Jadi Capres

Adapun Airlangga bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa bersama-sama mendaftarkan partai politik (parpol) masing-masing sebagai calon peserta Pemilu 2024, hari ini, Rabu (10/8/2024).

Ketiganya hadir bersama karena tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Partai politik yang hendak mengikuti pemilu mendatang dapat mendaftarkan diri di KPU dalam kurun waktu 1-14 Agustus 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU yang Mengatur Kebebasan Berpendapat

UU yang Mengatur Kebebasan Berpendapat

Nasional
IDI Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law Anggap Tak Ada Urgensi

IDI Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law Anggap Tak Ada Urgensi

Nasional
Tanggal 4 Oktober Hari Memperingati Apa?

Tanggal 4 Oktober Hari Memperingati Apa?

Nasional
Formappi Kritik Deklarasi Capres di Tengah Momen Duka Tragedi Kanjuruhan

Formappi Kritik Deklarasi Capres di Tengah Momen Duka Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Tak Ada Satupun Fraksi yang Pilih Dua Komisioner Komnas HAM untuk Kembali Menjabat

Tak Ada Satupun Fraksi yang Pilih Dua Komisioner Komnas HAM untuk Kembali Menjabat

Nasional
KPK Akui Tak Sulit Jemput Paksa Lukas Enembe, tapi...

KPK Akui Tak Sulit Jemput Paksa Lukas Enembe, tapi...

Nasional
KPK Gunakan Pendekatan Persuasif agar Lukas Enembe Mau Diperiksa

KPK Gunakan Pendekatan Persuasif agar Lukas Enembe Mau Diperiksa

Nasional
Gerindra Sebut Fanatisme Suporter Sepak Bola Kerap Hanya Dijadikan Komoditi

Gerindra Sebut Fanatisme Suporter Sepak Bola Kerap Hanya Dijadikan Komoditi

Nasional
KPK Tegaskan Deklarasi Anies jadi Capres Tak Ganggu Penyelidikan Kasus Formula E

KPK Tegaskan Deklarasi Anies jadi Capres Tak Ganggu Penyelidikan Kasus Formula E

Nasional
Prajurit Tendang Suporter saat Tragedi Kanjuruhan, Andika: Sudah Mengarah Pidana, Sangat Berlebihan!

Prajurit Tendang Suporter saat Tragedi Kanjuruhan, Andika: Sudah Mengarah Pidana, Sangat Berlebihan!

Nasional
Warganet Soroti Momen Ganjar yang Semobil dengan Jokowi, Bandingkan dengan Deklarasi Anies Capres

Warganet Soroti Momen Ganjar yang Semobil dengan Jokowi, Bandingkan dengan Deklarasi Anies Capres

Nasional
UPDATE 3 Oktober 2022: Bertambah 1.134, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.435.719

UPDATE 3 Oktober 2022: Bertambah 1.134, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.435.719

Nasional
Jokowi Didesak Tak Teken Keppres Pengangkatan Hakim Guntur Hamzah Pengganti Aswanto

Jokowi Didesak Tak Teken Keppres Pengangkatan Hakim Guntur Hamzah Pengganti Aswanto

Nasional
Pangkogabwilhan II Marsekal Muda Novyan Samyoga Meninggal Dunia

Pangkogabwilhan II Marsekal Muda Novyan Samyoga Meninggal Dunia

Nasional
Pertimbangkan Buka Penyelidikan Formula E, KPK: Supaya Masyarakat Tak Curiga

Pertimbangkan Buka Penyelidikan Formula E, KPK: Supaya Masyarakat Tak Curiga

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.