3 Calon Jemaah Umrah Perdana Asal Indonesia Positif Covid-19

Kompas.com - 05/11/2020, 13:39 WIB
Jemaah umrah asal Indonesia melakukan swab test di hotel di Mekkah. Sebelumnya, program ini sudah dijadwalkan pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa jemaah umrah harus swab test dua hari setelah kedatangannya di Arab Saudi. Dokumentasi AmphuriJemaah umrah asal Indonesia melakukan swab test di hotel di Mekkah. Sebelumnya, program ini sudah dijadwalkan pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa jemaah umrah harus swab test dua hari setelah kedatangannya di Arab Saudi.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaky Anshary mengatakan, tiga jemaah umrah perdana asal Indonesia dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab test di sebuah hotel di Mekkah, Selasa (3/11/2020).

"Hasil swab test kemarin negatif, kecuali tiga orang," kata Zaky yang juga menjadi jemaah umrah perdana asal Indonesia, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Adapun tiga jemaah yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test tersebut kini tengah menjalani karantina tambahan selama tujuh hari.

Baca juga: Jika Jemaah Umrah Perdana Hasil Swab Test Positif, Karantina Lanjut 7 Hari

Hal tersebut, kata dia, sudah sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi.

Sementara itu, lanjut Zaky, jemaah umrah perdana yang dinyatakan negatif diizinkan melakukan ibadah umrah.

Berdasarkan laporannya, sebanyak 221 jemaah rombongan Indonesia dibagi menjadi 13 bus dan mulai berangkat Miqot, Rabu (4/11/2020) pukul 16.30.

Sebelumnya, Zaky juga melaporkan bahwa semua jemaah umrah perdana asal Indonesia melakukan swab test di hotel pada Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Jemaah Umrah Perdana RI Swab Test di Mekkah, Bukan karena Langgar Aturan

Ia menjelaskan, para petugas kesehatan datang ke hotel dan melakukan swab test mulai pukul 18.00 waktu setempat hingga selesai.

Program swab test yang dilakukan pada hari kedua ini dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Menurut Zaky, program tersebut juga sudah tertuang dalam formulir pernyataan kesehatan yang diisi jemaah di pesawat.

Ia mengatakan, dengan adanya penjelasan ini sekaligus membantah pemberitaan ada jemaah umrah asal Indonesia yang melanggar aturan karantina.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X