Komisi Antikorupsi Ethiopia Belajar pada KPK soal Pengembalian Kerugian Negara

Kompas.com - 01/10/2019, 17:12 WIB
Wakil Ketua KPK memberi keterangan pers bersama delegasi FEACC dari Ethiopia di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (1/10/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWakil Ketua KPK memberi keterangan pers bersama delegasi FEACC dari Ethiopia di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (1/10/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Delegasi The Ethiopian Federal Ethics and Anti Corruption Commission (FEACC) bertemu Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) di Gedung Merah Puth KPK, Selasa (1/10/2019).

Komisioner FEACC Ayeligne Mulualem Tuafie mengatakan, FEACC datang ke KPK untuk mempelajari upaya pemberantasan korupsi di Indonesia yang dilakukan oleh KPK.

"KPK sebagai badan antikorupsi benar-benar dihormati, terpercaya dan memiliki rekam jejak baik. Badan ini memiliki hasil yang baik dalam pemberantasan korupsi, jadi oleh sebab itu kami kemari untuk berbagi pengalaman dari yang terbaik yaitu KPK," kata Tuafie kepada wartawan.

Baca juga: KPK Perpanjang Penahanan Pengusaha Penyuap Gubernur Kepri Nonaktif

Minister Councellor Kedutaan Besar Ethiopia di Indonesia Gatlual Tut Khot menambahkan, Indonesia dan Ethiopia telah mempunyai hubungan bilateral yang cukup lama.

Ia berharap, apa yang didapat dalam kunjungan FEACC ke Indonesia dapat menjadi pertimbangan pemerintah Ethiopia untuk menerapkan apa yang telah dilakukan KPK dalam memberantas korupsi.

"KPK memiliki rencana dan pencapaian yang baik dalam banyak kasus. Pengalaman ini bisa dibawa pulang ke Ethiopia, khususnya bagaimana pengalaman mereka mengembalikan kerugian keuangan negara dan aset publik," ujar Gatlual.

Baca juga: Wapres Jusuf Kalla Tolak Penerbitan Perppu KPK, Ini Alasannya

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, delegasi dari Ethiopia itu banyak bertanya mengenai wewenang-wewenang yang dimiliki KPK.

"Mereka belajar mengenai antikorupsi di Indonesia. Mereka banyak bertanya mengenai kekuasaan KPK dalam hal penuntutan, pencegahan, dan penyidikan," kata Laode.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Nasional
Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Nasional
Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Nasional
Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Nasional
Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Nasional
Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Nasional
Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Nasional
Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Nasional
Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Nasional
Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Nasional
Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Nasional
Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Nasional
Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Nasional
Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Nasional
KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X