Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LPSK Sebut Istri Irjen Ferdy Sasmbo Masih Terguncang, Belum Bisa Dimintai Keterangan

Kompas.com - 18/07/2022, 17:11 WIB
Singgih Wiryono,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) Edwin Partogi mengatakan, kondisi istri Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo berinisial PC masih terguncang.

Karena kondisinya yang masih terguncang, Edwin menyebut LPSK belum bisa memperoleh keterangan apapun dari PC.

"Dari Ibu PC belum diperoleh keterangan karena masih terguncang," ujar Edwin saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Polisi Akan Tindak Lanjuti Laporan Keluarga Brigadir J soal Dugaan Pembunuhan Berencana

Namun saat ini, LPSK masih terus melakukan investigasi terkait dengan peristiwa yang menewaskan Brigadir J pada Sabtu (8/7/2022) di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo.

"Proses penelaahan dan investigasi masih LPSK lakukan," papar dia.

Edwin menjelaskan, setelah kasus tersebut diumumkan Senin (11/7/2022) lalu, LPSK langsung proaktif melakukan koordinasi dengan Polres Jakarta Selatan di hari berikutnya.

Baca juga: Kadiv Propam Irjen Sambo dan Bharada E Dilaporkan ke Propam Buntut Tewasnya Brigadir J

Rabu (13/7/2022) LPSK berkoordinasi dengan Irjen Ferdy Sambo kemudian mewawancarai Bharada E. Setelah itu terbit permohonan perlindungan dari Istri Ferdy Sambo dan Bharada E.

"Kamis permohonan perlindungan P dan Bharada E kami dapatkan," tutur Edwin.

Namun perlindungan masih belum bisa dipenuhi karena belum ada keterangan apapun dari istri Ferdy Sambo.

"Iya (belum mendapat perlindungan)," kata Edwin.

Baca juga: Keluarga Resmi Laporkan Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J ke Bareskrim

Diberitakan sebelumnya, dugaan peristiwa saling tembak tembak ini terjadi pada Jumat (8/7/2022).

Penembakan itu terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kawasan Duren Tiga, Jakarta, sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Brigadir J diduga sempat melakukan pelecehan dan menodongkan pistol ke kepala istri Irjen Ferdy Sambo di dalam kamar.

Saat istri Ferdy berteriak, Brigadir J panik dan keluar kamar.

Baca juga: Pengacara Irjen Sambo Klaim Semua Barang Brigadir J Sudah Diserahkan ke Penyidik

Bharada E yang ada di lantai atas menanyakan soal teriakan itu. Namun Brigadir J melakukan penembakan terhadapnya.

Kemudian aksi saling tembak terjadi sehingga menewaskan Brigadir J.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com