Kompas.com - 21/12/2021, 09:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah nama mulai jadi sorotan jelang gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Beberapa elite partai politik, kepala daerah, hingga menteri disebut-sebut berpotensi menggantikan Presiden Joko Widodo.

Sebutlah Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Ada pula Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Survei: Kalah dari Golput, Elektabilitas Prabowo-Puan Paling Jeblok jika Pilpres Digelar Sekarang

Oleh berbagai lembaga survei, figur-figur itu disebut-sebut punya elektabilitas tinggi untuk maju berlaga di Pilpres.

1. Survei Populi Center

Berdasarkan survei Populi Center1-9 Desember 2021, Ganjar Pranowo dinilai berpotensi mendulang dukungan besar bila mencalonkan diri pada Pilpres 2024.

Survei itu melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi.

Dari hasil survei tersebut, Ganjar mendapat persentase dukungan paling tinggi, yakni 58,3 persen.

Pada posisi berikutnya, ada Anies Baswedan dengan persentase sebesar 47,3 persen. Tokoh dengan potensi dukungan terbesar ketiga yakni Prabowo Subianto sebesar 46,6 persen.

Baca juga: Survei Charta Politika: Ganjar, Prabowo, dan Anies Politikus dengan Elektabilitas Tertinggi

Di posisi keempat adalah Erick Thohir dengan dukungan 27,5 persen, dan Puan Maharani dengan persentase 17,5 persen.

2. Survei KedaiKOPI

Berbeda dari survei Populi Center, menurut survei elektabilitas capres 2024 yang dilakukan KedaiKOPI, elektabilitas Anies Baswedan berada di peringkat pertama klaster kepala daerah.

Survei yang digelar 16-24 November itu melibatkan 1.200 responden.

"Anies Baswedan nomor satu (37,4 persen). Disusul Ganjar Pranowo (34,5 persen), lalu Ridwan Kamil (13,8 persen). Lalu ada Khofifah Indar Parawansa (7,3 persen)," kata Direktur Eksekui KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo di kanal Youtube Survei KedaiKOPI pada Minggu (19/12/2021), seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Baca juga: Survei IPO: Publik Diduga Mulai Jenuh, Elektabilitas Prabowo Kalah dari Sandiaga

Berdasarkan hasil survei yang sama, ada pula responden yang menyebutkan bukan nama kepala daerah sebesar 4,7 persen dan ada pula yang menyatakan tidak tahu sebesar 2,3 persen.

3. Survei Voxpopuli

Pertengahan Desember kemarin Voxpopuli Research Center juga melakukan survei terkait nama-nama capres potensial pada Pilpres 2024 mendatang.

Survei tersebut menunjukkan bahwa Prabowo Subianto saling berebut posisi terdepan dengan Ganjar Pranowo.

Dilansir dari Kompas TV, Prabowo unggul dengan perolehan elektabilitas sebesar 19,3 persen, terpaut tipis dari Ganjar yang mengantongi 19,1 persen.

Namun, jika dilihat dari posisi lima besar, elektabilitas Prabowo dan Ganjar jauh melampaui nama-nama capres yang lain.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Pada urutan ke-3 ada nama Anies Baswedan dengan raihan elektabilitas 10,8 persen, Ridwan Kamil 10,0 persen, dan Sandiaga Uno 7,2 persen.

4. Survei Indopol

Sama seperti survei Voxpopuli, hasil survei Indopol Survey and Consulting menempatkan Prabowo Subianto sebagai capres 2024 dengan elektabilitas tertinggi, yakni 17,24 persen.

"Dalam pertanyaan semi terbuka, 23 nama yang disodorkan ke publik. Prabowo Subianto memiliki popularitas tertinggi dan sudah hampir maksimal (91,30 persen) dengan tingkat kedisukaan publik sebesar 72,28 persen dan akan dipilih sebesar 17,24 persen," demikian keterangan Indopol tentang hasil survei itu, Minggu (12/12/2021).

Posisi kedua lagi-lagi ditempati Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 17,15 persen. Elektabilitas Ganjar nyaris menyamai Prabowo di posisi teratas, hanya selisih 0,09 persen.

Baca juga: Sekjen Gerindra Sebut Jokowi Bebaskan Menteri Tingkatkan Popularitas dan Elektabilitas

Selanjutnya, di peringat ketiga ada Anies Baswedan yang mencatat elektabilitas 13,58 persen.

Peringkat keempat yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan elektabilitas 5,73 persen.

Posisi kelima ditempati Sandiaga Uno dengan elektabilitas 5,28 persen.

5. Survei IPO

Tak beda jauh dari survei-survei lainnya, survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilakukan 29 November-2 Desember 2021 menempatkan Anies Baswedan pada peringkat pertama capres potensial dengan elektabilitas 21,3 persen.

Namun, berbeda dari survei lainnya, pada survei ini Sandiaga Uno menempati urutan kedua dengan elektabilitas 13,8 persen.

Menyusul selanjutnya Ganjar Pranowo yang berada di urutan ketiga dengan 11,6 persen, AHY dengan 10,2 persen, dan Prabowo Subianto dengan 8,4 persen.

Meski survei menunjukkan hasil yang beragam, nama-nama yang muncul sebagai calon potensial presiden hampir serupa pada nama-nama tertentu saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebut AHY Cocok dengan Anies, Demokrat: Bagaikan Dua Pendekar

Sebut AHY Cocok dengan Anies, Demokrat: Bagaikan Dua Pendekar

Nasional
Fraksi PKB Usul DPR Bentuk Pansus Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Fraksi PKB Usul DPR Bentuk Pansus Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Nasional
Menkes: WHO Izinkan Indonesia Perlonggar Protokol Kesehatan

Menkes: WHO Izinkan Indonesia Perlonggar Protokol Kesehatan

Nasional
Surya Paloh: Yang Enggak Suka Nasdem Bisa Suka Anies Baswedan Mudah-mudahan

Surya Paloh: Yang Enggak Suka Nasdem Bisa Suka Anies Baswedan Mudah-mudahan

Nasional
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Minta PSSI Bertindak Cepat

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Minta PSSI Bertindak Cepat

Nasional
KPK Periksa Seorang Pramugari sebagai Saksi Kasus Lukas Enembe

KPK Periksa Seorang Pramugari sebagai Saksi Kasus Lukas Enembe

Nasional
Kemenkes: Korban Luka Berat Kanjuruhan 58 Orang, Meninggal Dunia 131 Orang

Kemenkes: Korban Luka Berat Kanjuruhan 58 Orang, Meninggal Dunia 131 Orang

Nasional
Panglima TNI Minta Publik Kirim Video Prajurit TNI yang Anarkis Saat Tragedi Kanjuruhan

Panglima TNI Minta Publik Kirim Video Prajurit TNI yang Anarkis Saat Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Soal Kapan Masyarakat Bisa Lepas Masker, Menkes: Tergantung Pak Presiden

Soal Kapan Masyarakat Bisa Lepas Masker, Menkes: Tergantung Pak Presiden

Nasional
Pemilu 2024, KPU Rancang 1 TPS Maksimal 300 Pemilih

Pemilu 2024, KPU Rancang 1 TPS Maksimal 300 Pemilih

Nasional
Gagal di Konvensi Capres Demokrat 9 Tahun Lalu, Anies Baswedan Kini Didukung Nasdem di Pilpres 2024

Gagal di Konvensi Capres Demokrat 9 Tahun Lalu, Anies Baswedan Kini Didukung Nasdem di Pilpres 2024

Nasional
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Minta Liga 1 hingga Liga 3 Dihentikan Sementara

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Minta Liga 1 hingga Liga 3 Dihentikan Sementara

Nasional
Soal Akhir Pandemi, Menkes: Presiden Minta Saya Konsultasi dengan WHO

Soal Akhir Pandemi, Menkes: Presiden Minta Saya Konsultasi dengan WHO

Nasional
Anies Baswedan Jadi Capres Nasdem, Surya Paloh Sebut Hubungannya dan Jokowi Tetap Baik

Anies Baswedan Jadi Capres Nasdem, Surya Paloh Sebut Hubungannya dan Jokowi Tetap Baik

Nasional
Usung Anies Jadi Capres, Posisi Nasdem di Kabinet Bakal Digusur?

Usung Anies Jadi Capres, Posisi Nasdem di Kabinet Bakal Digusur?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.