Kompas.com - 04/12/2021, 15:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto lebih rendah dibandingkan elektabilitas rekan separtainya yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Hal itu terlihat dari survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) pada 29 November-2 Desember 2021. Menurut survei, elektabilitas Sandiaga sebesar 13,8 persen, sementara Prabowo yang digadang akan dicalonkan Gerindra sebagai calon presiden pada 2024 hanya 8,4 persen.

"Jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini elektabilitas Prabowo Subianto hanya sebesar 8,4 persen, berada di urutan ke lima dari 30 nama yang dinominasikan," kata Direktur Eksekutif IPO Dedy Kurnia Syah dalam diskusi bertajuk "Pemulihan Ekonomi Masa Pandemi dan Dampak Konstelasi Politik 2024" yang digelar secara daring, Sabtu (4/12/2021).

"Sementara itu, Sandiaga Uno berhasil menduduki posisi ke dua dengan angka elektabilitas sebesar 13,8 persen," lanjutnya.

Baca juga: Duduk Perkara Prabowo Digugat Eks Kader Gerindra Rp 501 Miliar

Sementara itu, di urutan pertama terdapat nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 21,3 persen, lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang berada di urutan ketiga dengan 11,6 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 10,2 persen.

Menurut Dedy, hasil survei kali ini cukup menarik untuk dicermati. Pasalnya, Prabowo yang justru digadang Gerindra, elektabilitasnya justru kian turun.

Bahkan, dalam skema tokoh menteri paling disukai, Sandiaga Uno berhasil menduduki posisi puncak dengan tingkat kesukaan publik sebesar 86 persen.

Kemudian disusul Tri Rismaharini (82 persen) dan baru kemudian Prabowo Subianto sebesar (77 persen).

“Membaca tingkat popularitas, elektabilitas dan penerimaan publik terhadap tokoh-tokoh potensial, terutama Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto, terlihat mencolok jika Prabowo mulai ditinggalkan, beralih ke Sandiaga Uno yang mulai merangkak naik menggantikan Prabowo," ungkap Dedy.

Dia menilai, peningkatan elektabilitas Sandiaga Uno dipengaruhi beberapa faktor.

Baca juga: Sekjen: Jawa Barat adalah Kandang Prabowo, Kandang Gerindra

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.