Bestian Nainggolan

Peneliti senior Litbang Kompas, bergulat dalam penyelenggaraan survei opini publik sejak 1995. Lulusan Doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.

Pemilih Pemula Antusias, Ganjar Ketiban Pulung...

Kompas.com - 25/10/2021, 06:02 WIB
Siswa SMAN 7 Surakarta mengikuti permainan ular tangga dalam sosialisasi KPU Goes To School yang diselenggarakan Komisi Pemilihan umum (KPU) Kota Surakarta bekerja sama dengan Guyub Bocah di sekolah setempat, Selasa (13/11/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISiswa SMAN 7 Surakarta mengikuti permainan ular tangga dalam sosialisasi KPU Goes To School yang diselenggarakan Komisi Pemilihan umum (KPU) Kota Surakarta bekerja sama dengan Guyub Bocah di sekolah setempat, Selasa (13/11/2018).
Editor Bayu Galih

BUNGA mulai berkembang, kumbang sibuk bertandang. Kalimat metaporik ini paling cocok menggambarkan posisi politik para pemilih pemula.

Pemilih pemula, atau mereka yang baru pertama kali menjajal hak pilih dalam pemilu, kerap menjadi perebutan. Tidak terkecuali Pemilu 2024 mendatang.

Masuk akal memang. Pasalnya, posisi politik kaum pemula terbilang strategis. Dari sisi besaran jumlah, misalnya, cukup signifikan.

Berkaca pada Pemilu 2019 lalu, dalam catatan Kementerian Dalam Negeri, mencapai 5 juta calon pemilih. Sejalan dengan pertumbuhan penduduk, pemilu mendatang diperkirakan meningkat.

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Imbangi Prabowo, PDI-P: Tolok Ukur Pemimpin Tak Cuma Ditentukan Survei

Selain besar, kaum "pemula politik" ini menarik ditaklukkan. Seperti "tabula rasa” yang diungkapkan filsuf Inggris, John Locke, kaum pemula seringkali diasosiasikan sebagai "kertas putih" yang belum tergores warna-warni politik.

Itulah mengapa, para kontestan pemilu sedapat mungkin berupaya menjadi yang pertama menorehkan pengaruh pada kaum yang kerap disebut sebagai generasi Z ini. Syukur-syukur setelah proses inisiasi politik tersebut, mereka menjadi barisan paling loyal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Niat para politisi menguasai kaum mula, bisa jadi berbenturan dengan cara pandang kaum muda. Ada juga pandangan sebaliknya. Politik, bagi kaum muda, seringkali dianggap bukanlah ranah yang menarik dimasuki.

Kisah-kisah yang menyimpulkan apatisme kaum muda terhadap politik, sudah begitu banyak disematkan. Begitu juga terhadap pemilu.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Prabowo dan Ganjar Imbang Elektabilitas Capres 2024, Anies Ketiga

Benarkah apatisme politik bakal terjadi pada Pemilu 2024 mendatang? Masih bersifat hipotetik.

Dalam kepartaian, bisa jadi benar. Jika politik dikaitkan dengan preferensi kamu pemula terhadap partai politik, antusiasme kurang tergambarkan hingga saat ini.

Hasil terbaru survei Litbang Kompas, misalnya, menunjukkan hampir separuh (47,6 persen) pemilih pemula "tidak tahu" apa partai pilihan mereka. Ketidaktahuan yang diutarakan lebih banyak berlandaskan pada keengganan bersinggungan dengan partai politik.

Proporsi "ketidaktahuan" kaum mula ini relatif lebih tinggi dari kalangan usia lainnya. Baik kaum generasi Y, generasi X, ataupun baby boomer, relatif lebih banyak yang sudah memiliki preferensi partai.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Ridwan Kamil hingga Ahok Masuk Bursa Capres 2024

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Baru Pembatasan Saat Nataru Masih Disusun, Kemendagri: Maksimal Terbit Besok

Aturan Baru Pembatasan Saat Nataru Masih Disusun, Kemendagri: Maksimal Terbit Besok

Nasional
Draf RUU TPKS Atur Kekerasan Seksual Digital, Ancaman Pidana 4-6 Tahun

Draf RUU TPKS Atur Kekerasan Seksual Digital, Ancaman Pidana 4-6 Tahun

Nasional
Diresmikan Jokowi, Pembangunan Bandara Tebelian Kalbar Berbiaya Rp 518 Miliar

Diresmikan Jokowi, Pembangunan Bandara Tebelian Kalbar Berbiaya Rp 518 Miliar

Nasional
Persilakan Jaksa Bacakan Dakwaan, Munarman Klaim sebagai Bentuk Toleransi

Persilakan Jaksa Bacakan Dakwaan, Munarman Klaim sebagai Bentuk Toleransi

Nasional
PPKM Level 3 Nataru Batal, Polri Tetap Siapkan Titik Penjagaan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Polri Tetap Siapkan Titik Penjagaan

Nasional
Kasus Positif Kian Melandai, Pemerintah Tetap Dorong Peningkatan Testing Covid-19

Kasus Positif Kian Melandai, Pemerintah Tetap Dorong Peningkatan Testing Covid-19

Nasional
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Tebelian Sintang Kalbar

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Tebelian Sintang Kalbar

Nasional
Satgas Covid-19: Pembatasan WNA Merupakan Upaya Menyelamatkan Umat Manusia

Satgas Covid-19: Pembatasan WNA Merupakan Upaya Menyelamatkan Umat Manusia

Nasional
Hakim Kabulkan Permintaan Munarman untuk Sidang Tatap Muka

Hakim Kabulkan Permintaan Munarman untuk Sidang Tatap Muka

Nasional
CDC Sebut RI Berisiko Rendah Covid-19, Kemenkes: Kabar Baik bagi Kita

CDC Sebut RI Berisiko Rendah Covid-19, Kemenkes: Kabar Baik bagi Kita

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pertimbangan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru | Aturan Pembatasan Sosial Saat Libur Nataru

[POPULER NASIONAL] Pertimbangan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru | Aturan Pembatasan Sosial Saat Libur Nataru

Nasional
PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Labil Membuat Kebijakan

PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Labil Membuat Kebijakan

Nasional
Densus 88 Tahan Farid Okbah dkk

Densus 88 Tahan Farid Okbah dkk

Nasional
Periksa Istri Alex Noerdin, KPK Dalami Uang Rp 1,5 Miliar Saat Tangkap Bupati Musi Banyuasin

Periksa Istri Alex Noerdin, KPK Dalami Uang Rp 1,5 Miliar Saat Tangkap Bupati Musi Banyuasin

Nasional
KSAD Dudung Dukung Penuh Program Pemerintah untuk Papua

KSAD Dudung Dukung Penuh Program Pemerintah untuk Papua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.