Jusuf Kalla: Pemimpin dalam Situasi Darurat Harus Cepat dan Tegas

Kompas.com - 06/07/2020, 12:34 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengatakan, dalam situasi sulit pandemi Covid-19 seperti saat ini dibutuhkan kepemimpinan yang memiliki kecepatan dan ketegasan.

Hal tersebut sangat penting agar bangsa ini bisa segera terlepas dari permasalahan Covid-19 yang masih terjadi

"Pemimpin dalam situasi kedaruratan dibutuhkan dua hal, kecepatan dan ketegasan," ujar Kalla dalam webinar LSPR, Senin (7/6/2020).

"Semua pemimpin yang dapat menyelesaikan kemanusiaannya, pada situasi yang sulit ini, tanpa kecepatan dan ketegasan pasti tidak akan terlalu berhasil," kata Jusuf Kalla.

Baca juga: Opsi Herd Immunity, Jusuf Kalla: Jangan Coba-coba, Korbannya Banyak

Ia mencontohkan negara-negara Asia seperti China, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, dan Selandia Baru telah berhasil menangani situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Keberhasilan mereka dikarenakan pemimpin yang cepat dalam mengambil keputusan dan memberi perintah sehingga berani mengambil risiko.

Kondisi tersebut berbeda dengan yang terjadi di Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan Eropa yang tampak kedodoran mengendalikan situasi pandemi karena tak memiliki kecepatan dan ketegasan.

"Kalau dalam kepemimpinan bersama, dia tentu harus membawa bangsa ini menjadi negara maju baik dari sisi pendidikan, ekonomi, sosial dan lainnya. Kalau kepemimpinan dalam kemanusiaan, tentu lebih banyak menyelamatkan manusia yang kita alami dewasa ini," kata dia.

Baca juga: Jusuf Kalla: Indonesia Harus Berkontribusi dalam Pengobatan Covid-19, Jangan Selalu Minta ke China

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, kata Ketua Umum PMI ini, virus corona yang jadi penyebab penyakit tersebut tak memandang bulu, maka pemimpinlah yang dapat mengatasi kondisi tersebut.

Caranya adalah dengan mengambil keputusan yang cepat dan tegas untuk melindungi masyarakat, sehingga akan mendapat kepercayaan dari masyarakat kepada pemimpin bersangkutan sehingga perintahnya diikuti.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Nasional
KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Nasional
KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

Nasional
Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

Nasional
Masyarakat Diingatkan untuk Bahu-membahu Atasi Pandemi Covid-19

Masyarakat Diingatkan untuk Bahu-membahu Atasi Pandemi Covid-19

Nasional
Ombudsman Temukan Napi Asimilasi yang Hilang Kontak dan Alamat Tak Sesuai

Ombudsman Temukan Napi Asimilasi yang Hilang Kontak dan Alamat Tak Sesuai

Nasional
KPK Periksa Mantan Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus PT Dirgantara Indonesia

KPK Periksa Mantan Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus PT Dirgantara Indonesia

Nasional
Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi

Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi

Nasional
Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Terkait Penyimpanan Benda Sitaan Negara

Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Terkait Penyimpanan Benda Sitaan Negara

Nasional
Jaksa Agung Sebut Rotasi 4 Pejabat Kejagung Tak Terkait Kasus Tertentu

Jaksa Agung Sebut Rotasi 4 Pejabat Kejagung Tak Terkait Kasus Tertentu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X