Soal Peringatan Sebelum Penindakan Hukum, KPK Singgung Kejaksaan-Polri

Kompas.com - 13/11/2019, 13:39 WIB
Ketua KPK Agus Rahardjo saat diwawancarai awak media di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua KPK Agus Rahardjo saat diwawancarai awak media di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Ketua KPK Agus Rahardjo sepakat dengan pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa penegak hukum semestinya memberikan peringatan terlebih dahulu apabila ada pejabat yang berpotensi tersangkut persoalan hukum.

Namun menurut Agus, pesan Presiden tersebut ditujukan bagi Kejaksaan Agung dan Polri.

"Misalnya di beberapa kabupaten di Jawa. Kan ditangkap karena suap menyuap jabatan. Itu saya yakin Kapolres, Kajari, sudah dengar," ujar Agus saat dijumpai di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

"Nah, kalau diingatkan seperti Presiden sampaikan tadi, ya tolong ( kejaksaan dan polisi) itu menghentikan," lanjut dia.


Baca juga: Jokowi: Kalau Ada Masalah Hukum Diingatkan Dulu, Jangan Langsung Ditebas

Agus menyinggung keberadaan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari kepala daerah, kepala kejaksaan setempat dan kepala satuan wilayah Polri.

Menurut dia, dengan adanya Forkopimda, semestinya proses saling kontrol terjadi sehingga KPK tidak mesti sampai melakukan penegakan hukum

"Itu pasti akan lebih baik dibanding penindakan. Jadi saya titip pesen ke Pak Jaksa Agung dan Pak Kapolri kalau sampai ada OTT, berarti enggak baik sinergi (antara pemimpin) di daerah tadi," ujar Agus.

Baca juga: Minta Penegak Hukum Tak Cari Kesalahan Pejabat Daerah, Jokowi Singgung Anggaran DKI

"Ini perlu dievaluasi masing-masing supaya pencegahan betul-betul berjalan," lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta aparat penegak hukum untuk memberi peringatan terlebih dahulu jika ada pejabat daerah yang berpotensi tersangkut masalah hukum.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Rabu pagi.

"Saya titip, kalau ada persoalan hukum dan itu sudah kelihatan di awal-awal, preventif dulu, diingatkan dulu. Jangan ditunggu, kemudian peristiwa terjadi baru di...," kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi: Banyak Polisi Jaksa Peras Pengusaha, Saya Minta Dipecat

Jokowi tidak melanjutkan kalimatnya sampai selesai. Ia lalu bertanya kepada seluruh peserta yang hadir mengenai instruksinya itu.

"Setuju semuanya?" kata Jokowi.

"Setuju," jawab peserta yang hadir dengan kompak.

Hadir dalam acara itu para gubernur, bupati serta walikota dari seluruh wilayah. Hadir juga seluruh kapolda dan kepala kejaksaan tinggi. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X