Kepala BNN: Banyak Narkotika Jenis Baru yang Belum Diatur

Kompas.com - 26/06/2019, 11:39 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Jakarta, Rabu (26/6/2019). Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2019 mengangkat tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp. *** Local Caption *** 
ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoKepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Jakarta, Rabu (26/6/2019). Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2019 mengangkat tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Heru Winarko menyatakan, saat ini muncul sejumlah jenis narkotika baru dan beberapa di antaranya sudah beredar di Indonesia.

"Saat ini muncul jenis-jenis narkotika baru yang disebut psychoactive substances dan beberapa jenis di antaranya sudah beredar di Indonesia. Banyak juga yang belum diatur," ujar Heru dalam acara Hari Anti Narkoba Internasional 2019 di The Opus Grand Ballroom at The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Pemerintah Diminta Kedepankan Pendekatan Layanan Kesehatan Tangani Narkotika

Heru menuturkan, dari jenis-jenis narkotika baru tersebut, lima di antaranya sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan. Adapun puluhan jenis narkotika lainnya belum diatur.

Akibat belum diatur, lanjutnya, penyalahgunaan dan perdagangan gelap narkotika marak terjadi di Indonesia. Termasuk di kalangan usia muda dan pelajar. 

Merujuk data BNN pada 2018, prevalensi angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar di 13 Ibu Kota Provinsi di Indonesia mencapai angka 3,2 persen atau setara dengan 2,29 juta orang.

Baca juga: Wapres: Hampir 50 Persen Isi Lapas Pecandu dan Pengedar Narkoba

Sementara pada 2017, BNN mencatat angka prevalensi penyalahgunaan narkotika sebesar 1,77 persen atau setara 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.

"Penyalahgunaan dan perdagangan narkotika juga meningkat dengan menggunakan teknologi internet untuk perdagangan gelap narkotika. Nilai transaksi maupun jenis yang diperdagangkan juga meningkat," ungkap Heru kemudian.

Menurut Heru, Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan narkotika adalah generasi milenial, yakni mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Proyek Fiktif di Waskita Karya

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Proyek Fiktif di Waskita Karya

Nasional
Polri: Kalau Demonstrasi Sudah Anarkis, Polisi akan Bertindak...

Polri: Kalau Demonstrasi Sudah Anarkis, Polisi akan Bertindak...

Nasional
Tindaklanjuti Putusan Bawaslu, KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor jadi Calon Kepala Daerah

Tindaklanjuti Putusan Bawaslu, KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor jadi Calon Kepala Daerah

Nasional
Pemda Diminta Tegakkan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang

Pemda Diminta Tegakkan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang

Nasional
Azwar Anas Beberkan Persiapan Protokol Kesehatan di Banyuwangi Jelang Liburan

Azwar Anas Beberkan Persiapan Protokol Kesehatan di Banyuwangi Jelang Liburan

Nasional
Bareskrim Tunda Pemeriksaan Petinggi KAMI Ahmad Yani

Bareskrim Tunda Pemeriksaan Petinggi KAMI Ahmad Yani

Nasional
Satgas Ingatkan Kepala Daerah agar Transparan soal Data Kasus Covid-19

Satgas Ingatkan Kepala Daerah agar Transparan soal Data Kasus Covid-19

Nasional
Singgung Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Menko PMK Ingatkan Kolaborasi Semua Pihak

Singgung Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Menko PMK Ingatkan Kolaborasi Semua Pihak

Nasional
Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Nasional
Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun

Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun

Nasional
Maulid Nabi, Kemenag Imbau Hindari Kegiatan yang Ciptakan Kerumunan

Maulid Nabi, Kemenag Imbau Hindari Kegiatan yang Ciptakan Kerumunan

Nasional
Walhi Kecam Pembangunan 'Jurassic Park Komodo', Tak Berbasis Keilmuan

Walhi Kecam Pembangunan "Jurassic Park Komodo", Tak Berbasis Keilmuan

Nasional
Kominfo Sorot Praktik Politik Uang dan Identitas pada Pilkada 2020

Kominfo Sorot Praktik Politik Uang dan Identitas pada Pilkada 2020

Nasional
Ulin Yusron Jadi Komisaris BUMN Dinilai sebagai Imbal Jasa Jokowi

Ulin Yusron Jadi Komisaris BUMN Dinilai sebagai Imbal Jasa Jokowi

Nasional
Survei Tunjukkan Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Pemerintah Diminta Evaluasi

Survei Tunjukkan Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Pemerintah Diminta Evaluasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X