Kompas.com - 05/04/2018, 06:53 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan (tengah) didampingi oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kanan), tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPenyidik KPK Novel Baswedan (tengah) didampingi oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kanan), tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan, dokter rumah sakit yang merawat Novel Baswedan di Singapura sudah mengizinkan Novel pulang hari ini, Kamis (5/4/2018).

"Menurut dokter, kemarin (Rabu), Novel sudah bisa pulang dan dilakukan rawat jalan. Hari ini direncanakan Novel akan pulang ke Indonesia," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, lewat pesan singkat, Kamis pagi.

Novel akan tiba pada Kamis siang ini. Penyidik senior KPK itu dikabarkan akan langsung ke kediamannya di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Febri menambahkan, selagi pulang ke Tanah Air, Novel tetap harus menggunakan obat tetes matanya. Novel sebelumnya telah menjalankan operasi tahap kedua untuk mata kirinya.

(Baca juga: Novel Ungkap Pernah Ada Teror kepada Pegawai KPK Lain, Ini Respons KPK)

Pada Rabu (4/4/2018), telah dilakukan tes penglihatan terhadap Novel dengan memakaikan kacamata tanpa lensa. Tes dengan kacamata itu dilakukan sambil menutup salah satu mata Novel.

Dari tes tersebut, Novel sudah bisa mengenali huruf, dan sudah bisa melihat huruf-huruf dalam jarak sekitar 2 jengkal dari mata ke kertas yang ia pegang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu mulai dari huruf yang ukuran besar sampai ukuran yang menengah tadi sudah bisa dilihat oleh Novel," ujar Febri.

Menurut Febri, tes untuk mata kiri Novel sudah ada perkembangan yang cukup bagus. Sebab, Novel dari sama sekali tidak bisa melihat, setelah operasi ada perkembangan bisa melihat bayangan.

"Kemudian sampai sekarang sudah bisa mengenali huruf yang ada di kertas yang ia pegang," ujar Febri.

(Baca juga: Jika Penyerangan Novel Tak Diusut Tuntas, Pemerintah Akan Dipermalukan)

Sementara untuk mata kanan, lanjut Febri, memang ada penurunan kondisi. Namun, dokter memutuskan terlebih dahulu fokus di mata kiri, karena mata kanan masih bisa melihat meskipun agak kabur.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Pemberian 3 Ton Jeruk dari Warga Karo untuk Jokowi, Ini Kata KPK

Soal Pemberian 3 Ton Jeruk dari Warga Karo untuk Jokowi, Ini Kata KPK

Nasional
Sistem Merit LAN Kembali Raih Predikat Sangat Baik dari KASN

Sistem Merit LAN Kembali Raih Predikat Sangat Baik dari KASN

Nasional
Dukung RUU TPKS, Fraksi PAN: Momentum Negara Hadir Menindak Pelaku Kekerasan Seksual

Dukung RUU TPKS, Fraksi PAN: Momentum Negara Hadir Menindak Pelaku Kekerasan Seksual

Nasional
Kementerian KP Akan Tingkatkan Fasilitas Produksi Kampung Budi Daya Ikan Patin di Lebak

Kementerian KP Akan Tingkatkan Fasilitas Produksi Kampung Budi Daya Ikan Patin di Lebak

Nasional
Jaksa Sebut Munarman Pernah Ajak Peserta Seminar untuk Dukung ISIS

Jaksa Sebut Munarman Pernah Ajak Peserta Seminar untuk Dukung ISIS

Nasional
Lewat Sarana Komunikasi dan Informatika, Menkominfo Berupaya Bangun Imunitas Masyarakat

Lewat Sarana Komunikasi dan Informatika, Menkominfo Berupaya Bangun Imunitas Masyarakat

Nasional
Atur Aktivitas Masyarakat Selama Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Imendagri

Atur Aktivitas Masyarakat Selama Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Imendagri

Nasional
6 Negara Ini Lakukan Mitigasi Covid-19 Varian Omicron, Bagaimana dengan Indonesia?

6 Negara Ini Lakukan Mitigasi Covid-19 Varian Omicron, Bagaimana dengan Indonesia?

Nasional
Kontak Tembak dengan TNI di Yahukimo, Satu Orang Diduga Anggota KKB Tewas

Kontak Tembak dengan TNI di Yahukimo, Satu Orang Diduga Anggota KKB Tewas

Nasional
UPDATE 8 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,40 Persen

UPDATE 8 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,40 Persen

Nasional
Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Sido Muncul Salurkan Produk Senilai Rp 210 Juta

Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Sido Muncul Salurkan Produk Senilai Rp 210 Juta

BrandzView
Pemerintah Diharapkan Segera Kirim Surpres Pembahasan RUU TPKS

Pemerintah Diharapkan Segera Kirim Surpres Pembahasan RUU TPKS

Nasional
Kementerian PPPA: Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Paling Banyak Kekerasan Seksual

Kementerian PPPA: Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Paling Banyak Kekerasan Seksual

Nasional
Dua Tahun Dikhawatirkan Terlalu Cepat untuk Perbaikan UU Cipta Kerja

Dua Tahun Dikhawatirkan Terlalu Cepat untuk Perbaikan UU Cipta Kerja

Nasional
Tindak Lanjuti Laporan soal Fadli Zon, MKD Bakal Gelar Rapat Pleno

Tindak Lanjuti Laporan soal Fadli Zon, MKD Bakal Gelar Rapat Pleno

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.