Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Harus Hentikan Upaya Revisi UU KPK

Kompas.com - 16/02/2016, 13:41 WIB
Kristian Erdianto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Madrasah Anti Korupsi Pemuda Muhammadiyah, Putra Batubara, menolak segala bentuk pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut dia, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang memberikan efek pada seluruh segi kehidupan masyarakat, salah satunya di bidang pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

Tindak pidana korupsi yang terkait dengan sektor pengelolaan sumber daya alam (SDA) terbukti merusak tata kelola SDA yang akhirnya menciptakan kondisi dan kualitas manusia yang buruk.

"Pemerintah perlu menghentikan upaya revisi UU KPK yang bermuara pada pelemahan sistematis kewenangan, fungsi, dan tugas KPK dalam memberantas korupsi di sektor pengelolaan SDA," ujar Putra saat memberikan keterangan terkait penolakan revisi UU KPK bersama tokoh lintas agama di Gedung Pusat Dakwah Muhammadyah, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).

(Baca: SBY Galang Dukungan Tolak Revisi UU KPK)

Putra menuturkan, korupsi menyebabkan beragam bencana yang merugikan masyarakat karena pengelolaan SDA dan proyek infrastruktur yang rentan penyelewengan.

Dia mencontohkan kasus dugaan korupsi dalam proyek eksplorasi pengeboran dari sebuah perusahaan di Sidoarjo yang hingga kini menyebabkan kesengsaraan masyarakat di sana. Selain itu, Putra juga menyoroti maraknya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

(Baca: Ini Alasan PDI-P Motori Revisi UU KPK)

"Saya berpendapat pemerintah harus mempertahankan kewenangan, fungsi, dan tugas KPK saat ini. Saya juga mendesak DPR untuk tidak melanjutkan revisi ke rapat paripurna," tegasnya.

Lebih lanjut, Putra mengimbau seluruh komponen masyarakat sipil dan tokoh lintas agama untuk bersatu melindungi KPK dari upaya pelemahan.

Kompas TV Busyro Muqodas: Penyadapan adalah jantung KPK - Satu Meja

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Revisi UU Kementerian Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Revisi UU Kementerian Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Nasional
[POPULER NASIONAL] Babak Baru Kasus Vina Cirebon | 'Crazy Rich' di Antara 21 Tersangka Korupsi Timah

[POPULER NASIONAL] Babak Baru Kasus Vina Cirebon | "Crazy Rich" di Antara 21 Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Tanggal 21 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 21 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kemendikbud Sebut Kuliah Bersifat Tersier, Pimpinan Komisi X: Tidak Semestinya Disampaikan

Kemendikbud Sebut Kuliah Bersifat Tersier, Pimpinan Komisi X: Tidak Semestinya Disampaikan

Nasional
Wapres Minta Alumni Tebuireng Bangun Konsep Besar Pembangunan Umat

Wapres Minta Alumni Tebuireng Bangun Konsep Besar Pembangunan Umat

Nasional
Khofifah-Emil Dardak Mohon Doa Menang Pilkada Jatim 2024 Usai Didukung Demokrat-Golkar

Khofifah-Emil Dardak Mohon Doa Menang Pilkada Jatim 2024 Usai Didukung Demokrat-Golkar

Nasional
Pertamina Raih Penghargaan di InaBuyer 2024, Kado untuk Kebangkitan UMKM

Pertamina Raih Penghargaan di InaBuyer 2024, Kado untuk Kebangkitan UMKM

Nasional
Soal Isu Raffi Ahmad Maju Pilkada 2024, Airlangga: Bisa OTW ke Jateng dan Jakarta, Kan Dia MC

Soal Isu Raffi Ahmad Maju Pilkada 2024, Airlangga: Bisa OTW ke Jateng dan Jakarta, Kan Dia MC

Nasional
Cegah MERS-CoV Masuk Indonesia, Kemenkes Akan Pantau Kepulangan Jemaah Haji

Cegah MERS-CoV Masuk Indonesia, Kemenkes Akan Pantau Kepulangan Jemaah Haji

Nasional
Dari 372 Badan Publik, KIP Sebut Hanya 122 yang Informatif

Dari 372 Badan Publik, KIP Sebut Hanya 122 yang Informatif

Nasional
Jemaah Haji Indonesia Kembali Wafat di Madinah, Jumlah Meninggal Dunia Menjadi 4 Orang

Jemaah Haji Indonesia Kembali Wafat di Madinah, Jumlah Meninggal Dunia Menjadi 4 Orang

Nasional
Hari Keenam Penerbangan, 34.181 Jemaah Haji tiba di Madinah

Hari Keenam Penerbangan, 34.181 Jemaah Haji tiba di Madinah

Nasional
Jokowi Bahas Masalah Kenaikan UKT Bersama Menteri Pekan Depan

Jokowi Bahas Masalah Kenaikan UKT Bersama Menteri Pekan Depan

Nasional
KIP: Indeks Keterbukaan Informasi Publik Kita Sedang-sedang Saja

KIP: Indeks Keterbukaan Informasi Publik Kita Sedang-sedang Saja

Nasional
Digelar di Bali Selama 8 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan World Water Forum 2024

Digelar di Bali Selama 8 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan World Water Forum 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com