Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Ratusan Huntara Bunga Siap Dihuni Penyintas Gempa Cianjur

Kompas.com - 01/04/2023, 09:21 WIB
Nada Zeitalini Arani,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa meresmikan Hunian Sementara Bumi Endah Dompet Dhuafa (Huntara Bunga) di Kampung Sarampad, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Jumat (31/03/2023).

Peresmian dilakukan dengan pemotongan pita, penanaman pohon mangga, serta buka puasa bersama dengan para penerima manfaat dan warga sekitar Kampung Sarampad. Ratusan Huntara Bunga ini pun siap dihuni oleh penyintas gempa bumi Cianjur.

Selain di Kampung Sarampad, Huntara Bunga juga berada di Kampung Pangkalan, Desa Benjod, Cianjur, Jabar.

Salah satu warga Kampung Sarampad bernama Hadini mengaku bersyukur dan senang mendapatkan bantuan huntara. Hadini tidak menyangka bisa mendapatkan bantuan rumah karena selama ini selalu kesulitan untuk memenuhi kebutuhan seharu-hari.

Baca juga: Semarakkan Ramadhan, Dompet Dhuafa Ajak 30 Anak Yatim Belanja di Supermal Karawaci

“Semenjak dapat Huntara anak-anak bisa (hidup) layak. Tidak (tinggal) di tenda lagi (yang) kalau musim panas gerah dan kepanasan, (serta) jika musim hujan kebanjiran,” ujar Hadini dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Sabtu (1/4/2023).

Hadini pun berterima kasih kepada donatur yang sudah memberikan bantuan untuk terciptanya Huntara Bunga.

“Terima kasih kepada bapak, ibu, adik, dan kakak yang sudah membantu, mudah-mudahan diberikan rezeki oleh Allah SWT,” tuturnya.

Direktur Layanan Sosial, Dakwah, dan Budaya Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji menjelaskan bahwa pihaknya memanfaatkan serta memaksimalkan sisa puing dari runtuhan bangunan rumah warga gempa Cianjur untuk meminimalisasi banjir limbah.

Baca juga: Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Paket Makanan untuk Korban Gempa Suriah

“Selain itu, adanya pelibatan masyarakat dalam Huntara Bunga ini untuk memiliki tempat tinggal, yang mereka bangun adalah memang untuk mereka,” ujar Ahmad.

Dengan demikian, lanjut dia, penyintas gempa Cianjur bisa menimkati tempat tinggal layak dan aman untuk menyongsong masa depan. Momennya juga tepat karena bertepatan dengan Ramadhan 2023.

“Penyintas bisa menyantap sahur dan berbuka puasa di bawah atap yang aman dan ruang yang nyaman. Bahkan bisa melakukan buka puasa bersama dengan keluarga dan kerabat lainnya di Huntara Bunga,” tuturnya.

Adapun Chief Executive Officer DMC Dompet Dhuafa Arif Rahmadi mengatakan, berdasarkan pembelajaran, keberadaan rumah layak huni sangat berpengaruh bagi pemulihan para penyintas bencana gempa.

Baca juga: Ajarkan Zakat hingga Wakaf, Dompet Dhuafa Kirimkan 24 Dai Ambassador ke Berbagai Negara

“Kami berharap kehadiran Huntara Bunga di Cianjur dapat berkontribusi bagi pemulihan para penyintas,” ucap Arif.

Arif melanjutkan, dengan adanya Huntara Bunga yang dibangun dari donasi masyarakat, penyintas bencana tidak perlu khawatir lagi dengan dinginnya malam, gigitan nyamuk, hingga mampu berlindung ketika hujan melanda tempatnya.

“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat dan setiap pihak yang senantiasa membantu para penyintas bencana Cianjur untuk mendapatkan kembali kehidupannya seperti sedia kala,” ujarnya.

Huntara Bunga untuk masyarakat korban gempa Cianjur (Dok. Dompet Dhuafa)Dompet Dhuafa Huntara Bunga untuk masyarakat korban gempa Cianjur (Dok. Dompet Dhuafa)

Halaman:


Terkini Lainnya

Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

Nasional
Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

Nasional
Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Nasional
Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Nasional
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Nasional
Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

Nasional
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

Nasional
Sempat Dihentikan, 'Contraflow' Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

Sempat Dihentikan, "Contraflow" Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

Nasional
Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

Nasional
TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

Nasional
Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

Nasional
TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

Nasional
Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Nasional
Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

Nasional
Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com