Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Ajarkan Zakat hingga Wakaf, Dompet Dhuafa Kirimkan 24 Dai Ambassador ke Berbagai Negara

Kompas.com - 23/03/2023, 19:02 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) memberangkatkan dai ambassador ke berbagai penjuru dunia untuk menyiarkan zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf).

Direktur Layanan Sosial, Dakwah dan Budaya Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji berharap, program itu mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin ke seluruh penjuru dunia.

“Dalam melakukan penguatan terhadap mindset ajaran Islam yang universal dalam dunia global, Dompet Dhuafa menjadi salah satu bagian dari lembaga dakwah yang juga berkontribusi terhadap penguatan akidah dan syariah di beberapa negara,” ungkapnya.

Dia mengatakan itu dalam acara seremonial pelepasan 24 dai ambassador ke 14 negara selama Ramadan di Gedung Philantrophy, Jalan Warung Jati Barat, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023).

Baca juga: Sambut Ramadhan, Dompet Dhuafa Gelar Gathering Warrior of Kindness

Shonhaji juga berharap, dai ambassador yang bertugas dapat membangun jaringan dengan mitra-mitra dakwah dan multistakeholder sebagai penguatan jaringan Dompet Dhuafa di kancah internasional.

Para dai ambassador juga diharapkan mampu menjelaskan kepada masyarakat mengenai nilai-nilai Dompet Dhuafa dan konsep ziswaf yang diimplementasikan dan dikelola menjadi sesuatu yang berwujud melalui lima pilar program Dompet Dhuafa.

Shonhaji menegaskan, Ziswaf yang dikelola Dompet Dhuafa sudah terwujud menjadi model pendekatan program di lima pilar.

“Paling penting adalah bagaimana teman-teman tetap konsisten memegang prinsip-prinsip wasathiyah, dan Dompet Dhuafa ini independen, non partisan, nonpolitik, nilai-nilai ini harus disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya dalam siaran pers, Kamis (23/3/2023).

sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Rahmad Riyadi mengatakan, pengetahuan berbagai negara, khususnya negara minoritas muslim, tentang ziswaf masih minim.

Baca juga: Perdalam ZISWAF, Card MRI Filipina Kunjungi Zona Madina Dompet Dhuafa

“Oleh karena itu, hal ini menjadi tugas Dompet Dhuafa untuk bisa menyiarkan pengetahuan tentang Ziswaf secara lebih masif,” ujarnya.

Selain itu, program dai ambassador yang dijalankan selama satu bulan tersebut membawa misi untuk mensyiarkan agama Islam dengan menyasar masyarakat islam mancanegara, khususnya untuk menguatkan pengetahuan tentang ziswaf.

“Makanya salah satu yang kami sampaikan tadi, kami ingin pengetahuan tentang agama, maupun tentang ajaran-ajaran ini mau kita sampaikan ke saudara-saudara kita," katanya.

Dai ambassador dari Cordofa yang akan berangkat berdakwah ke mancanegara, di antaranya Australia, Thailand, Filipina, Hongkong, Jepang, Malaysia, New Zealand (MAZ), New Zealand (HUMIA), Noumea, Prancis, Belanda, Taiwan, Timor Leste, dan Suriname.

Adapun seremonial pelepasan dai ambassador dilakukan dengan penyerahan atribut dakwah berupa pemasangan pin dan jaket dai ambassador yang diserahkan langsung Rahmad Riyadi dan Sekretaris Yayasan Dompet Dhuafa Republika Yayat Supriatna kepada dua perwakilan dai.

Baca juga: Gandeng Rohis OJK, Dompet Dhuafa Salurkan Ribuan Makanan untuk Penyintas Gempa Turkiye

Salah satu dai ambassador yang terpilih adalah ustaz Engkos Kosasih. Sebelumnya, dia sempat diamanahi untuk menjadi dai ambassador.

Kali ini, Engkos akan diberangkatkan ke Thailand. Sebagai perwakilan, ia menuturkan siap menebar dakwah ke mancanegara.

“Kami 24 orang siap menebar dakwah yang ujungnya adalah untuk umat. Walaupun dalam hati kami ada segala perasaan namun kami hapus, tapi InsyaAllah, demi dakwah kami tinggalkan keluarga sementara waktu, tapi mudah-mudahan ke depannya selama sebulan kita akan tenang,” ujarnya.

Dia juga berharap bisa profesional dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah, terutama Ziswaf.

“Doakan kami 24 orang pulang kembali dengan utuh,” pinta Engkos.

Baca juga: Dompet Dhuafa Kembangkan Sistem Metaverse untuk Kelola Dana ZISWAF

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tak Mau Buru-buru Bersikap soal Putusan MA, Demokrat: Kita Pelajari Dulu

Tak Mau Buru-buru Bersikap soal Putusan MA, Demokrat: Kita Pelajari Dulu

Nasional
Saksi Sebut Ada Penebalan Jalan di Tol MBZ Saat Akan Uji Beban

Saksi Sebut Ada Penebalan Jalan di Tol MBZ Saat Akan Uji Beban

Nasional
2 WNI Dalang Visa Haji Palsu Terancam Penjara 6 Bulan dan Dilarang Masuk Arab Saudi 1 Dekade

2 WNI Dalang Visa Haji Palsu Terancam Penjara 6 Bulan dan Dilarang Masuk Arab Saudi 1 Dekade

Nasional
2 WNI Dalang Visa Haji Palsu Akan Diproses Hukum di Arab Saudi

2 WNI Dalang Visa Haji Palsu Akan Diproses Hukum di Arab Saudi

Nasional
Kolaborasi Kemenaker dan BKKBN Dorong Penyediaan Fasilitas KB di Lingkungan Kerja

Kolaborasi Kemenaker dan BKKBN Dorong Penyediaan Fasilitas KB di Lingkungan Kerja

Nasional
Gerindra Kantongi Nama untuk Pilkada Jakarta, Sudah Disepakati Koalisi Indonesia Maju

Gerindra Kantongi Nama untuk Pilkada Jakarta, Sudah Disepakati Koalisi Indonesia Maju

Nasional
Budi Djiwandono Nyatakan Tak Maju Pilkada Jakarta, Ditugaskan Prabowo Tetap di DPR

Budi Djiwandono Nyatakan Tak Maju Pilkada Jakarta, Ditugaskan Prabowo Tetap di DPR

Nasional
ICW Minta Pansel Capim KPK Tak Loloskan Calon Bawa Agenda Parpol

ICW Minta Pansel Capim KPK Tak Loloskan Calon Bawa Agenda Parpol

Nasional
Soroti Kekurangan Kamar di RS Lubuklinggau, Jokowi Telepon Menteri PUPR Segera Turunkan Tim

Soroti Kekurangan Kamar di RS Lubuklinggau, Jokowi Telepon Menteri PUPR Segera Turunkan Tim

Nasional
Unsur Pemerintah Dominasi Pansel Capim KPK, ICW: Timbul Dugaan Cawe-Cawe

Unsur Pemerintah Dominasi Pansel Capim KPK, ICW: Timbul Dugaan Cawe-Cawe

Nasional
Jokowi Beri Sinyal Lanjutkan Bantuan Pangan, Diumumkan Bulan Juni

Jokowi Beri Sinyal Lanjutkan Bantuan Pangan, Diumumkan Bulan Juni

Nasional
Hati-hati, 'Drone' Bisa Dipakai untuk Intai Polisi hingga Jatuhkan Peledak

Hati-hati, "Drone" Bisa Dipakai untuk Intai Polisi hingga Jatuhkan Peledak

Nasional
KPK Harap Pansel Capim Aktif Serap Masukan Masyarakat

KPK Harap Pansel Capim Aktif Serap Masukan Masyarakat

Nasional
KY Diminta Turun Tangan Usai MA Ubah Syarat Usia Calon Kepala Daerah

KY Diminta Turun Tangan Usai MA Ubah Syarat Usia Calon Kepala Daerah

Nasional
2 Koordinator Jemaah Pemegang Visa Non-haji Ditahan, Terancam Denda 50.000 Riyal

2 Koordinator Jemaah Pemegang Visa Non-haji Ditahan, Terancam Denda 50.000 Riyal

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com