Kompas.com - 24/02/2022, 10:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andi Budiman menilai, wacana diundurkannya Pemilu 2024 yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar merupakan aspirasi masyarakat.

Menurut dia, wacana Pemilu diundur juga dapat dikaitkan bahwa masih banyak masyarakat yang menginginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat seusai 2024.

"Sekali lagi, apa yang disampaikan oleh Cak Imin itu merupakan aspirasi dari Cak Imin. Dan sebagaimana PSI, juga menyerap aspirasi rakyat dan menemukan kenyataan bahwa memang rakyat masih mencintai Pak Jokowi," kata Andi saat menjawab pertanyaan Kompas.com, di konferensi pers virtual, Kamis (24/2/2022).

Baca juga: Ketum PSI Giring Ganesha Umumkan Mundur dari Capres 2024

Ia berpandangan bahwa kecintaan masyarakat terhadap Jokowi memang nyata adanya.

Masyarakat, kata dia, bahkan masih menginginkan Jokowi kembali menjadi sosok pemimpin negara ke depannya.

Andi mengaku bahwa PSI mendapatkan fakta tersebut setelah menggelar sebuah ikhtiar mencari sosok pengganti Jokowi. Namun, yang ditemukan justru Jokowi masih dominan di mata masyarakat untuk menjadi presiden.

"Perlu diingat bahwa apa yang kami sampaikan ini adalah fakta, adalah realitas yang kami temukan di dalam masyarakat terkait pendapat mereka mengenai sosok kepemimpinan nasional," terang dia.

Baca juga: Khawatir Ganggu Stabilitas Ekonomi, Cak Imin Usul Pemilu 2024 Diundur

Akan tetapi, PSI ditegaskannya tetap bersikap taat pada konstitusi Undang Undang Dasar (UUD) 1945 yang menyatakan bahwa Pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali, termasuk pemilihan presiden.

Saat ini pun pihaknya tengah fokus pada persiapan proses verifikasi untuk Pemilu 2024.

"Kami siap untuk maju dalam Pemilu, entah itu dilakukan 2024 atau kapan pun. Sekali lagi, posisi PSI adalah taat pada konstitusi dan jadwal yang ditetapkan," tegasnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.