Kompas.com - 06/10/2021, 09:15 WIB
Ilustrasi buruh KOMPAS/LUCKY PRANSISKAIlustrasi buruh

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat mengapresiasi dihidupkannya kembali Partai Buruh dalam kancah politik Indonesia.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai, kemunculan Partai Buruh menjadi tanda kemerdekaan berserikat dan berkumpul dilindungi oleh konstitusi.

"Membentuk partai politik merupakan salah satu perwujudan hak-hak tersebut," kata Herzaky saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Partai Buruh Kembali Dideklarasikan, Ini Bedanya dari yang Lama

Juru Bicara Partai Demokrat itu mengungkapkan, kemunculan Partai Buruh juga menjadi penanda terus bertambahnya partai politik di Indonesia.

Hal tersebut, kata dia, dapat diartikan semakin banyak organisasi politik yang hendak memperjuangkan nasib rakyat.

Oleh karena itu, Partai Demokrat tidak mempersoalkan munculnya kembali Partai Buruh yang dideklarasikan oleh sejumlah serikat buruh.

Namun, kata Herzaky, Demokrat berharap Partai Buruh konsisten memperjuangkan nasib rakyat.

"Harapan kita tentu Partai Buruh ini benar-benar konsisten memperjuangkan nasib rakyat, khususnya nasib para buruh," ucap Herzaky.

Baca juga: Said Iqbal Sebut Pendanaan Partai Buruh dari Iuran Kader Militan

Lebih lanjut, Partai Buruh diharapkan juga memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga iklim demokrasi Indonesia tetap kondusif.

Di sisi lain, kehadiran Partai Buruh juga diharapkan mampu memberi ruang keanekaragaman sesuai dasar negara yaitu Pancasila.

"Tidak alergi terhadap pendapat yang berbeda," kata dia.

Atas harapan-harapan tersebut, Herzaky mengajak semua pihak menunggu kiprah dan kontribusi Partai Buruh untuk masyarakat, bangsa dan negara.

Baca juga: Pengamat: Kehadiran Partai Buruh Mesti Diapresiasi, Paling Tidak Buruh Punya Corong


Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Diberhentikan Sementara

Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Diberhentikan Sementara

Nasional
KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

Nasional
Hakim PN Surabaya 'Ngamuk' Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Hakim PN Surabaya "Ngamuk" Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Nasional
Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Nasional
RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 dari Berbagai Varian di Indonesia Masih Terkendali

Satgas: Kasus Covid-19 dari Berbagai Varian di Indonesia Masih Terkendali

Nasional
KPK Sayangkan Rahmat Effendi Lakukan Pertemuan Daring di Luar Ketentuan

KPK Sayangkan Rahmat Effendi Lakukan Pertemuan Daring di Luar Ketentuan

Nasional
Kemenlu: RI Butuh Informasi Lebih Lengkap Untuk Kirim Bantuan ke Tonga

Kemenlu: RI Butuh Informasi Lebih Lengkap Untuk Kirim Bantuan ke Tonga

Nasional
Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Tembus 1.078

Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Tembus 1.078

Nasional
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap, Itong Isnaeni Hidayat, Tiba di Gedung KPK

Hakim PN Surabaya yang Ditangkap, Itong Isnaeni Hidayat, Tiba di Gedung KPK

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Naik 5 Kali Lipat dalam 3 Pekan

Satgas: Kasus Covid-19 Naik 5 Kali Lipat dalam 3 Pekan

Nasional
Kemenlu: Indonesia Bakal Kedatangan Vaksin dari Jerman dan China

Kemenlu: Indonesia Bakal Kedatangan Vaksin dari Jerman dan China

Nasional
Tahun 2022, Kementerian KP Fokus Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan

Tahun 2022, Kementerian KP Fokus Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan

Nasional
Sempat Kabur, Kakak Bupati Langkat Akhirnya Tiba di Gedung Merah Putih

Sempat Kabur, Kakak Bupati Langkat Akhirnya Tiba di Gedung Merah Putih

Nasional
Kemenlu Minta Malaysia Tindak Tegas Majikan yang Pekerjakan PMI Ilegal

Kemenlu Minta Malaysia Tindak Tegas Majikan yang Pekerjakan PMI Ilegal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.