Menaker Tegaskan Buruh yang Terima Subsidi Upah Bukan Penerima PKH atau BPUM

Kompas.com - 08/09/2021, 12:50 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat mengunjungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021).
DOK. Humas KemenakerMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat mengunjungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus menyalurkan bantuan subsidi gaji atau upah bagi pekerja/buruh (BSU).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan, BSU diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang bukan penerima program Kartu Prakerja, banpres produktif usaha mikro (BPUM), atau program keluarga harapan (PKH). Dengan demikian, diharapkan terjadi pemerataan bantuan.

"Hal itu dilakukan semata-mata agar program pemerintah dalam rangka PEN (pemulihan ekonomi nasional) ini mencakup keseluruhan kelompok masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Ida melalui keterangan tertulis yang dilansir dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Jika PPKM Darurat Diperpanjang, Asosiasi Mal Minta Penghapusan Pajak dan Subsidi Upah Pekerja

Untuk mencegah terjadinya duplikasi penerima bantuan dan mengupayakan program tersebut tepat sasaran, kata Ida, pihaknya melakukan pemadanan data calon penerima BSU dengan data penerima bantuan lain seperti Kartu Prakerja, BPUM, dan PKH.

Prioritas penerima bantuan subsidi upah telah diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menaker Nomor 16 Tahun 2021.

Ida mengatakan, hingga 3 September 2021 realisasi BSU telah sampai tahap ketiga dan disalurkan ke 3.251.563 orang. Jumlah ini mencapai 37,4 persen dari total target penerima sebanyak 8,7 juta jiwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Realisasi BSU tahap pertama disalurkan kepada 947.436 penerima, tahap kedua ke 1.145.598 penerima, dan tahap ketiga  tersalurkan ke 1.158.529 penerima.

Penyaluran BSU tahap 1 dan 2 dilakukan dengan transfer langsung ke pekerja/buruh penerima melalui rekening di salah satu bank himbara (Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, atau Bank BTN).

Sedangkan penyaluran tahap ketiga melalui skema pembukaan rekening kolektif (burekol) bagi para pekerja/buruh penerima BSU yang belum memiliki rekening di salah satu bank himbara.

Baca juga: Penyebab Gagal Dapat Subsidi Upah Rp 1 Juta

"Alhamdulillah, penyaluran BSU di tahap ketiga melalui skema burekol sudah berjalan," ujar Ida.

Lebih lanjut, Ida mengatakan bahwa pemantauan penyaluran BSU salah satunya dilakukan dengan mengunjungi langsung pekerja/buruh yang menerima bantuan tersebut.

“Sebagian besar BSU digunakan teman-teman pekerja/buruh untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga mereka,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Demokrat: Pemerintah Jangan Main-main Soal Doping

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Demokrat: Pemerintah Jangan Main-main Soal Doping

Nasional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun, Pemerintah Upayakan 5 Hal Ini

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun, Pemerintah Upayakan 5 Hal Ini

Nasional
Kepala LAN Tekankan Pentingnya Pemerintahan yang Kolaboratif

Kepala LAN Tekankan Pentingnya Pemerintahan yang Kolaboratif

Nasional
Luhut dan Menkes Budi ke Amerika Serikat, Jajaki Obat Molnupiravir

Luhut dan Menkes Budi ke Amerika Serikat, Jajaki Obat Molnupiravir

Nasional
Rita Widyasari Mengaku Diminta Tak Sebut Azis Syamsuddin Saat Diperiksa KPK

Rita Widyasari Mengaku Diminta Tak Sebut Azis Syamsuddin Saat Diperiksa KPK

Nasional
Peserta KLB Sebut 32 Ketua DPC Demokrat Dapat Uang Total Rp 100 Juta dan Telepon Genggam

Peserta KLB Sebut 32 Ketua DPC Demokrat Dapat Uang Total Rp 100 Juta dan Telepon Genggam

Nasional
2 Polisi di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Didakwa Pembunuhan, Penganiayaan di Dakwaan Subsidair

2 Polisi di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Didakwa Pembunuhan, Penganiayaan di Dakwaan Subsidair

Nasional
Kepada Mafia Tanah, Sofyan Djalil: Jangan Coba-coba Lagi, Kita Akan Monitor

Kepada Mafia Tanah, Sofyan Djalil: Jangan Coba-coba Lagi, Kita Akan Monitor

Nasional
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Nasdem: Gara-gara Kelalaian, Bangsa Jadi Korban

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Nasdem: Gara-gara Kelalaian, Bangsa Jadi Korban

Nasional
PPKM Diperpanjang hingga 1 November, Pemerintah Ubah Syarat Cakupan Vaksinasi

PPKM Diperpanjang hingga 1 November, Pemerintah Ubah Syarat Cakupan Vaksinasi

Nasional
Luhut Sebut RI Masuk Endemi jika Berhasil Kendalikan Covid-19 Saat Natal-Tahun Baru

Luhut Sebut RI Masuk Endemi jika Berhasil Kendalikan Covid-19 Saat Natal-Tahun Baru

Nasional
Negara yang Tak Izinkan WNI Masuk Akan Dicoret dari Daftar yang Boleh Masuk Indonesia

Negara yang Tak Izinkan WNI Masuk Akan Dicoret dari Daftar yang Boleh Masuk Indonesia

Nasional
Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jawa-Bali Capai 70 Persen

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jawa-Bali Capai 70 Persen

Nasional
Menkes:6 kali, Vaksinasi Covid-19 Tembus 2 Juta Suntikan Sehari

Menkes:6 kali, Vaksinasi Covid-19 Tembus 2 Juta Suntikan Sehari

Nasional
Luhut: 4 Provinsi di Jawa-Bali Catat Nol Kematian akibat Covid-19

Luhut: 4 Provinsi di Jawa-Bali Catat Nol Kematian akibat Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.