Kompas.com - 27/04/2021, 14:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan sepakat untuk membangun kerja sama menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut terungkap dalam silaturahmi kedua partai yang diadakan di Kantor Pusat PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2021).

"Kami sepakat jika kita harus membangun kerja sama di tengah pandemi Covid-19. Seharusnya situasi ini mendorong kita semua untuk saling bergotong royong," kata Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Selasa.

Baca juga: Bertemu PKS, PDI-P: Walau Beda Posisi di Pemerintahan, Bukan Berarti Tak Ada Ruang Dialog

Menurut Hasto, pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap perekonomian rakyat di tingkat bawah atau akar rumput.

Ia memastikan, partainya terus memantau keadaan di tingkat masyarakat akar rumput yang terdampak pandemi.

Setiap hari, kata dia, atas perintah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri meminta pengurus daerah wajib mengirim laporan kondisi sosial masyarakat di wilayahnya masing-masing.

"Itu bentuk komitmen kami. Setiap hari pengurus kami wajib mengirim laporan Covid-19 yang disampaikan ke Ibu Megawati," tuturnya.

Baca juga: Silaturahmi dengan PDI-P, PKS: Mereka Bagi Pengalaman saat Menjadi Oposisi 10 Tahun

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, pihaknya merasa akan banyak titik temu yang dapat dikerjasamakan dengan PDI-P.

Pasalnya, ia pun mengakui bahwa banyak petinggi PKS yang juga mengagumi kepemimpinan Proklamator Soekarno, ayahanda Megawati.

"Kami sangat kagumi kepemimpinan Bung Karno. Ketua Fraksi datang khusus ke makam Imam Bukhori. Kalau kita dengar bukan main bagaimana cerita soal masjidnya di sana. Kami juga kagum. Kami ikut menjabarkan dan mencontoh kepemimpinan beliau," ucap Aboe Bakar.

Lebih jauh, dia menuturkan bahwa kerja sama dengan PDI-P salah satunya menyangkut kasus Covid-19 dan bagaimana memulihkan kondisi akibat pandemi.

Baca juga: Kunjungan Silaturahmi ke PDI-P, PKS: Serasa Rumah Sendiri

Kendati demikian, diakuinya bahwa dalam kerja sama tersebut bukan lah hal mudah bagi kedua partai.

"Ini tantangan berat. Tapi kita juga tak mau seperti kejadian India," ujarnya.

Aboe Bakar menilai, partainya melihat bahwa situasi pandemi Covid-19 hingga kini tetap sangat mengkhawatirkan dan menyeramkan.

Ia mengatakan, saat ini banyak peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi dan kasus kematian akibat Covid-19.

"Jadi memang bukan main-main. Sebagai parpol, kita dorong kebijakan percepat penanganan pandemi. Karenanya kita dukung percepatan vaksinasi," ucap Aboe Bakar.

Ia menegaskan bahwa PKS mendukung pemerintah meningkatkan produksi vaksin oleh Bio Farma.

Di sisi lain, PKS juga mendorong peran negara meringankan beban ekonomi masyarakat lewat program insentif perpajakan mulai dari insentif pajak penghasilan, hingga pengurangan atau penghentian pajak kendaraan roda dua.

Bagi PKS, fokus kedua partai tersebut bisa ditindaklanjuti dengan dorongan politik bersama di parlemen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Minta Semua Pihak Tak Memperkeruh Suasana atas Kasus Lukas Enembe

KPK Minta Semua Pihak Tak Memperkeruh Suasana atas Kasus Lukas Enembe

Nasional
Dugaan Penipuan PT Indosterling Optima Investa, Ini Kata Pengacara

Dugaan Penipuan PT Indosterling Optima Investa, Ini Kata Pengacara

Nasional
Jika Tak Bertahan di KIB, PPP Disarankan Segera Putuskan Koalisi Baru

Jika Tak Bertahan di KIB, PPP Disarankan Segera Putuskan Koalisi Baru

Nasional
Media Narasi Laporkan Dugaan Peretasan ke Bareskrim

Media Narasi Laporkan Dugaan Peretasan ke Bareskrim

Nasional
Fadel Muhammad Laporkan La Nyalla ke BK DPD Terkait Manipulasi Agenda Sidang Paripurna

Fadel Muhammad Laporkan La Nyalla ke BK DPD Terkait Manipulasi Agenda Sidang Paripurna

Nasional
UPDATE 30 September: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,95 Persen, Ketiga 27,09 Persen

UPDATE 30 September: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,95 Persen, Ketiga 27,09 Persen

Nasional
Di Balik Organisasi Bayangan Nadiem, Apa Kata Pengguna Platform Pendidikan Bentukannya?

Di Balik Organisasi Bayangan Nadiem, Apa Kata Pengguna Platform Pendidikan Bentukannya?

Nasional
PDI-P Ungkap Puan Belum Dapat Arahan Temui AHY

PDI-P Ungkap Puan Belum Dapat Arahan Temui AHY

Nasional
Mengaku Nasution, Pierre Tendean Diculik, Diikat di Mobil, dan Ditembak Kepalanya

Mengaku Nasution, Pierre Tendean Diculik, Diikat di Mobil, dan Ditembak Kepalanya

Nasional
BERITA FOTO: Penampakan Putri Candrawathi Pakai Baju Tahanan

BERITA FOTO: Penampakan Putri Candrawathi Pakai Baju Tahanan

Nasional
UPDATE 30 September: Bertambah 1.857, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.431.624

UPDATE 30 September: Bertambah 1.857, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.431.624

Nasional
KSAL: Tak Akan Ada Prajurit yang Lolos dari Hukum jika Terbukti Langgar Pidana

KSAL: Tak Akan Ada Prajurit yang Lolos dari Hukum jika Terbukti Langgar Pidana

Nasional
Sekjen DPR Minta Persoalan Pamdal Titipan Anggota Dewan Tak Diperpanjang

Sekjen DPR Minta Persoalan Pamdal Titipan Anggota Dewan Tak Diperpanjang

Nasional
Politisi Gerindra Nilai Penahanan Putri Candrawathi Sudah Tepat: Alasannya 'Make Sense'

Politisi Gerindra Nilai Penahanan Putri Candrawathi Sudah Tepat: Alasannya "Make Sense"

Nasional
'Lorong Gelap' Dunia Maya, Tindak Kekerasan Seksual Berbasis Siber yang Makin Masif

"Lorong Gelap" Dunia Maya, Tindak Kekerasan Seksual Berbasis Siber yang Makin Masif

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.