Panglima TNI Resmikan Pembangunan Mako Guspurla Koarmada I di Natuna

Kompas.com - 07/04/2021, 09:34 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meletakan batu pertama pembangunan Markas Komando Gugus Tempur Laut (Mako Guspurla) Komando Armada I (Koarmada I) di Faslabuh Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (6/4/2021). Puspen Mabes TNIPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meletakan batu pertama pembangunan Markas Komando Gugus Tempur Laut (Mako Guspurla) Komando Armada I (Koarmada I) di Faslabuh Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (6/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meletakan batu pertama pembangunan Markas Komando Gugus Tempur Laut (Mako Guspurla) Komando Armada I (Koarmada I) di Faslabuh Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (6/4/2021).

Panglima TNI menuturkan, peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan Mako Guspurla Koarmada I sebagai komando pelaksana operasi tempur di kawasan barat Indonesia dan posko keamanan laut terintegrasi yang akan menjadi bagian dari penguatan satuan TNI di Natuna.

"Natuna menjadi wilayah yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Sebagai pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan (LCS). Natuna berperan sebagai pangkalan depan untuk melakukan proyeksi kekuatan TNI hingga ke Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI)," ujar Panglima TNI dalam keterangan tertulis Puspen Mabes TNI, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: KSAL Tinjau Progres Pembangunan Markas Koarmada III Sorong

Panglima TNI menyebut mandala Natuna berkarakter maritim. Sehingga dengan keberadaan Mako Guspurla Koarmada I diharapkan dapat memperkokoh kemampuan interoperabilitas kekuatan laut dan udara TNI di domain maritim.

"Saya apresiasi yang tinggi kepada TNI Angkatan Laut yang telah melaksanakan berbagai pembangunan infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan tugas di wilayah perairan Natuna dan menjadi perkuatan bagi Satuan TNI Terintegrasi di Natuna," kata Hadi.

Baca juga: KRI Alugoro-405 Resmi Masuk Satuan Kapal Selam Koarmada II TNI AL

Panglima TNI juga mengaku sebuah kehormatan bagi dirinya dapat mengawali proses pembangunan Mako Guspurla Koarmada I dan posko keamanan laut terintegrasi.

"Kita semua berharap semoga pembangunan Mako Guspurla ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan kerangka waktu dan anggaran yang telah direncanakan," terang dia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Iran Kunjungi Indonesia Senin Besok, Bertemu Jokowi hingga Menlu Retno

Menlu Iran Kunjungi Indonesia Senin Besok, Bertemu Jokowi hingga Menlu Retno

Nasional
Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Nasional
Partisipasi Lansia dalam Vaksinasi Covid-19 Turun, Jauh di Bawah Pelayan Publik

Partisipasi Lansia dalam Vaksinasi Covid-19 Turun, Jauh di Bawah Pelayan Publik

Nasional
Survei LSI: 47,2 Persen PNS Sebut Bagian Pengadaan Paling Sering Terjadi Korupsi

Survei LSI: 47,2 Persen PNS Sebut Bagian Pengadaan Paling Sering Terjadi Korupsi

Nasional
Sebaran 4.585 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 950 Kasus

Sebaran 4.585 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 950 Kasus

Nasional
UPDATE 18 April: 5.900.242 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 18 April: 5.900.242 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 18 April: Ada 105.859 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 April: Ada 105.859 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 18 April: Pemerintah Periksa 38.619 Spesimen dalam Sehari, Total 13.815.429

UPDATE 18 April: Pemerintah Periksa 38.619 Spesimen dalam Sehari, Total 13.815.429

Nasional
UPDATE 18 April: Ada 61.694 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 April: Ada 61.694 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 18 April: Bertambah 96, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 43.424

UPDATE 18 April: Bertambah 96, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 43.424

Nasional
UPDATE 18 April: Bertambah 4.873, Pasien Sembuh dari Covid-19 Mencapai 1.455.065

UPDATE 18 April: Bertambah 4.873, Pasien Sembuh dari Covid-19 Mencapai 1.455.065

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.585, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.604.348

UPDATE: Bertambah 4.585, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.604.348

Nasional
ICW: Tren Penindakan Kasus Korupsi Periode 2015-2020 Cenderung Turun

ICW: Tren Penindakan Kasus Korupsi Periode 2015-2020 Cenderung Turun

Nasional
Bareskrim Polri Dalami Video Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Bareskrim Polri Dalami Video Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Nasional
Survei LSI: Penyalahgunaan Wewenang, Korupsi yang Paling Banyak Terjadi

Survei LSI: Penyalahgunaan Wewenang, Korupsi yang Paling Banyak Terjadi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X