IDI: Belum Ada Kepastian Penerima Vaksin Covid-19 Tak Menularkan Virus ke Orang Lain

Kompas.com - 18/03/2021, 09:33 WIB
Vaksinasi Covid-19 massal untuk lansia yang berusia 60 tahun ke atas berlangsung di Mal Palembang Icon (Picon), Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (16/3/2021). Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh ratusan lansia yang sebelumnya telah mendaftar secara online. KOMPAS.com / AJI YK PUTRAVaksinasi Covid-19 massal untuk lansia yang berusia 60 tahun ke atas berlangsung di Mal Palembang Icon (Picon), Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (16/3/2021). Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh ratusan lansia yang sebelumnya telah mendaftar secara online.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan, belum ada kepastian bahwa orang yang sudah divaksin tidak akan menularkan Covid-19.

Menurut dia, orang yang sudah divaksin masih bisa menjadi sumber penularan Covid-19 pada orang lainnya.

"Yang jelas, belum ada kepastian apakah penerima vaksin itu tidak menularkan virus ke orang," kata Zubairi melalui akun Twitter resminya yang sudah diizinkan untuk dikutip pada Kamis (18/3/2021).

Zubairi menjelaskan, orang yang sudah divaksin memang memiliki kekebalan atas Covid-19, namun beberapa bagian dari tubuhnya masih bisa menjadi sumber penularan

Baca juga: Minta Pemerintah dan Masyarakat Anggap Serius Virus Corona Varian Baru, IDI: Bisa Sebabkan Second Wave

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, di sekitar mulut dan hidung, beberapa ahli menduga, masih ada virus yang bisa menular ke orang lain. Artinya prokes harus tetap dianut," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar protokol kesehatan tetap ditegakkan meski sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Selain itu, lanjut Zubairi, juga ada vaksin yang tidak bisa melindungi manusia dari penularan Covid-19 varian dari Afrika Selatan atau varian B1.351.

"Kenapa prokes tetap dianut? Karena masih ada kemungkinan-kemungkinan penularan," ungkapnya.

Baca juga: Wacana Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Bepergian, IDI: Harus Diperhitungkan dengan Rigid

"Misalnya, virus corona Afrika Selatan dimungkinkan bisa menginfeksi orang yang telah divaksinasi AstraZeneca," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk tidak meninggalkan dan menganggap remeh protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Menurut Jokowi, rangkaian protokol kesehatan harus tetap dijalankan meski vaksinasi Covid-19 sudah berlangsung.

"Meskipun vaksinasi dilakukan, protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, jangan ditinggalkan, jangan dianggap remeh," ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia yang ditayangkan Youtube Yakoma PGI, Senin (25/1/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Nasional
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Nasional
Haji 2021 Terbatas untuk Warga Saudi dan Ekspatriat, Amphuri: Kita Harus Terima walau Berat

Haji 2021 Terbatas untuk Warga Saudi dan Ekspatriat, Amphuri: Kita Harus Terima walau Berat

Nasional
Kemenlu: WNI yang Bermukim di Arab Saudi Bisa Melakukan Ibadah Haji

Kemenlu: WNI yang Bermukim di Arab Saudi Bisa Melakukan Ibadah Haji

Nasional
Kemenlu Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Orang-orang yang Tinggal di Arab Saudi

Kemenlu Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Orang-orang yang Tinggal di Arab Saudi

Nasional
Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Nasional
PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

Nasional
Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Nasional
UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update: Sebaran 7.465 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jakarta

Update: Sebaran 7.465 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jakarta

Nasional
UPDATE 12 Juni: Ada 106.894 Kasus Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Ada 106.894 Kasus Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update 12 Juni: Ada 108.324 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 12 Juni: Ada 108.324 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update: Bertambah 5.292, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.740.436 Orang

Update: Bertambah 5.292, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.740.436 Orang

Nasional
Update 12 Juni: Bertambah 164, Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 52.730 Orang

Update 12 Juni: Bertambah 164, Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 52.730 Orang

Nasional
Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI Ingatkan Petugas Mesti Paham Tugas Pengendalian Covid-19

Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI Ingatkan Petugas Mesti Paham Tugas Pengendalian Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X