Satgas: Setelah 2 Minggu Turun, Penambahan Kasus Covid-19 Kembali Naik

Kompas.com - 25/02/2021, 17:53 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media saat memberi keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (12/11/2020). DOK. Satgas Covid-19Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media saat memberi keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (12/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dua minggu berturut-turut mengalami penurunan, angka penambahan kasus Covid-19 mingguan kembali meningkat di minggu ini.

Data 21 Februari 2021, penambahan kasus positif Covid-19 mingguan tercatat sebesar 61.185 kasus.

"Penambahan kasus positif pada minggu ini mengalami kenaikan 2,61 persen dibandingkan minggu sebelumnya setelah mengalami penurunan selama dua minggu berturut-turut," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (25/2/2021).

Wiku mengungkap, terdapat 5 provinsi yang menyumbang angka penambahan kasus Covid-19 tertinggi. Pertama, Jawa Barat naik 12.069 kasus.

Baca juga: Satgas Covid-19: 4 Provinsi Berhasil Turunkan Persentase Kasus Aktif Selama PPKM

Banten naik 834 kasus, Kalimantan Selatan naik 225 kasus, Kalimantan Tengah naik 200 kasus, dan Jawa Tengah naik 144 kasus.

Pada periode yang sama, kata Wiku, terjadi penurunan angka kematian pasien Covid-19 sebesar 5,43 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Artinya telah terjadi penurunan kematian selama tiga minggu berturut-turut," ujarnya.

Meski menurun, terdapat 5 provinsi yang mencatatkan kenaikan kasus kematian tertinggi yakni Sumatera Utara naik 8 kasus, Sulawesi Selatan naik 6 kasus, Riau naik 5 kasus, Kepulauan Riau naik 4 kasus, dan Kalimantan Tengah naik 4 kasus.

Baca juga: Satgas: Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Bawah 70 persen

Terkait tren kesembuhan, kata Wiku, terjadi perkembangan yang kurang diharapkan lantaran angkanya menurun hingga 12,5 persen pada minggu ini.

Berdasar data, Wiku menyebut bahwa penambahan kasus Covid-19 dan kematian tertinggi sudah tidak lagi didominasi oleh Pulau Jawa.

Bahkan, tak ada satu pun provinsi di Pulau Jawa yang masuk ke dalam 5 provinsi dengan kenaikan angka kematian pasien Covid-19 tertinggi.

Hal ini sesuai dengan perkembangan yang diharapkan antaran selama 3 minggu berturut-turut Pulau Jawa menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro atau tingkat RT/RW.

Baca juga: Satgas Ingatkan Aturan Masuk Indonesia bagi Pelaku Perjalanan Internasional

"Namun hal yang perlu menjadi perhatian adalah masih meningkatnya penambahan kasus positif dan menurunnya kesembuhan pada minggu ini. Seharusnya perkembangan kasus positif harus dapat terus ditekan dan di saat yang bersamaan kesembuhan dapat terus ditingkatkan," kata Wiku.

Wiku pun meminta agar wilayah-wilayah yang masih mencatatkan penambahan kasus Covid-19 tinggi untuk meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T).

Selain itu, masyarakat setempat diminta disiplin menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Dengan diterapkannya PPKM mikro di pulau Jawa dan Bali diharapkan dapat memfokuskan penanganan hingga ke level terkecil sehingga dapat menghasilkan perkembangan kasus ke arah yang lebih baik," kata Wiku.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pangkoarmada I Pastikan 4 KRI Beroperasi Menjaga Laut Natuna Utara

Pangkoarmada I Pastikan 4 KRI Beroperasi Menjaga Laut Natuna Utara

Nasional
UPDATE: 388.292 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 6,35 Persen

UPDATE: 388.292 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 6,35 Persen

Nasional
UPDATE: Ada 234.397 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Ada 234.397 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 September: 68.942 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 September: 68.942 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Nadiem Minta Mahasiswa yang Ikut Program Terkait Kampus Merdeka Diberi 20 SKS

Nadiem Minta Mahasiswa yang Ikut Program Terkait Kampus Merdeka Diberi 20 SKS

Nasional
UPDATE 17 September: Sebaran 3.835 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

UPDATE 17 September: Sebaran 3.835 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

Nasional
UPDATE: Bertambah 219, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 140.138 Jiwa

UPDATE: Bertambah 219, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 140.138 Jiwa

Nasional
Jokowi ke Kepala Daerah: Jangan Tergesa-gesa Sampaikan Penurunan Covid-19 ke Masyarakat

Jokowi ke Kepala Daerah: Jangan Tergesa-gesa Sampaikan Penurunan Covid-19 ke Masyarakat

Nasional
Jokowi: Jika Kasus Covid-19 Tidak Bisa Turun, Perekonomian Tidak Bisa Naik

Jokowi: Jika Kasus Covid-19 Tidak Bisa Turun, Perekonomian Tidak Bisa Naik

Nasional
UPDATE: Bertambah 7.912, Kasus Sembuh dari Covid-19 Jadi 3.976.064

UPDATE: Bertambah 7.912, Kasus Sembuh dari Covid-19 Jadi 3.976.064

Nasional
Muhadjir Akui Penanganan Korupsi di Indonesia Belum Optimal

Muhadjir Akui Penanganan Korupsi di Indonesia Belum Optimal

Nasional
UPDATE: Bertambah 3.835 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 4.185.144

UPDATE: Bertambah 3.835 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 4.185.144

Nasional
Prabowo ke Inggris, Indonesia Kantongi Lisensi Produksi Kapal Perang Canggih Fregat Arrowhead 140

Prabowo ke Inggris, Indonesia Kantongi Lisensi Produksi Kapal Perang Canggih Fregat Arrowhead 140

Nasional
Ini 11 Nama Calon Hakim Agung yang Diajukan KY ke DPR

Ini 11 Nama Calon Hakim Agung yang Diajukan KY ke DPR

Nasional
Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi Mulai Beroperasi Sore Ini

Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi Mulai Beroperasi Sore Ini

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.