Kompas.com - 16/02/2021, 17:35 WIB
Sejumlah petugas medis mengambil sampel darah penyintas COVID-19 saat seleksi awal donor plasma konvalesen di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2021). Sebanyak 50 penyintas COVID-19 mengikuti seleksi donor plasma konvalesen untuk menambah stok plasma yang semakin tinggi permintaannya untuk membantu pasien COVID-19 dengan gejala berat. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/wsj. ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHSejumlah petugas medis mengambil sampel darah penyintas COVID-19 saat seleksi awal donor plasma konvalesen di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2021). Sebanyak 50 penyintas COVID-19 mengikuti seleksi donor plasma konvalesen untuk menambah stok plasma yang semakin tinggi permintaannya untuk membantu pasien COVID-19 dengan gejala berat. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, stok plasma konvalesen untuk membantu menyembuhkan pasien Covid-19 secara nasional masih sedikit.

Ia mengatakan, stok plasma konvalesen secara nasional hanya 159 kantong dengan berbagai macam jenis golongan darah.

"Stok plasma kita masih sangat kurang, karena itu, kami sedang kampanye besar-besaran untuk menarik para penyintas agar bersedia mendonasikan plasmanya," kata Muhadjir saat memantau donasi plasma konvalesen di Kantor PLN Kota Surabaya dan UDD PMI Kota Surabaya, Selasa (16/2/2021), dikutip dari siaran pers.

Baca juga: Menko PMK: Terapi Plasma Konvalesen Jangan Tunggu Sampai Pasien Covid-19 Kritis

Muhadjir menuturkan, pasien yang antre untuk mendapatkan donasi plasma konvalesen mencapai 626 orang.

Dari jumlah tersebut, plasma konvalesen yang sudah didistribusikan mencapai 17.133 kantong.

Selain DKI Jakarta, kata dia, Kota Surabaya memiliki angka jumlah pendonor plasma konvalesen paling tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu karena ketersediaan alat yang cukup yaitu ada empat unit sehingga memudahkan pendonor memperoleh akses," kata dia.

Baca juga: Soal Plasma Konvalesen, Kemenkes Minta Rumah Sakit Mulai Siapkan Calon Donor

Ia memastikan bahwa distribusi stok plasma konvalesen berlaku secara nasional.

Artinya, kata dia, stok plasma konvalesen di Kota Surabaya bisa didistribusikan untuk membantu pasien Covid-19 di luar Pulau Jawa.

"Pengadaan agar diatur lebih baik supaya tidak terjadi keterlambatan. Begitu pun dengan alat yang belum merata, akan disebar supaya merata terutama di luar Pulau Jawa," ucap dia.

Adapun terapi plasma konvalesen diyakini efektif dalam upaya penyembuhan pasien Covid-19.

Berdasarkan laporan dari rumah sakit-rumah sakit yang telah melaksanakan terapi tersebut, efektivitas terhadap pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang mencapai hampir 100 persen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

4,1 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Penurunan Kasus Harus Diwaspadai

Nasional
Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Kekecewaan dan Kritik Setelah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Prolegnas Prioritas

Nasional
[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

[POPULER NASIONAL] Negara Rugi Rp 430 Miliar akibat Kasus Alex Noerdin | Keluhan Pengguna PeduliLindungi

Nasional
Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.