BPIP Nilai Generasi Milenial Terputus dari Penanaman Pancasila

Kompas.com - 17/02/2020, 15:40 WIB
Kepala BPIP Yudian Wahyudi usai dilantik di Istana Negara, Jakarta KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMKepala BPIP Yudian Wahyudi usai dilantik di Istana Negara, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) Yudian Wahyudi menilai bahwa generasi milenial atau anak muda saat ini terputus dari penanaman nilai-nilai Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Yudi dalam pertemuan koordinasi penguatan nilai-nilai Pancasila pada tingkat Pejabat Tinggi Madya di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), BPIP, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

"Presiden sangat menekankan perlunya kita memperhatikan kelompok milenial yang jumlahnya 125 juta atau lebih," tutur Yudi.

"Mereka terputus dari dua sisi, yakni dari penanaman Pancasila-nya terputus, sementara kita yang orang tua ini terputus dimensi milenial terutama digital teknologi," kata dia.

Baca juga: Kemenko Polhukam dan BPIP Beri Penguatan Pancasila ke Pegawai Lembaga Pemerintah

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan melakukan sosialisasi Pancasila kepada generasi muda dengan mengikuti kesukaan mereka.

Terutama, kata Yudi, melalui platform media sosial yang saat ini sangat identik dengan para generasi milenial.

"Semua channel kita gunakan, akan dibuat dengan santai tapi tetap berisi. Misalnya melalui kegiatan kuliner tapi arahnya ke keadilan sosial. Main bola, ke persatuan. Seni atau film-film pendek," kata dia.

Intinya, kata Yudian Wahyudi, pihaknya akan menggunakan media seperti yang para generasi milenial itu gunakan.

Baca juga: Jokowi: Di Negeri Pancasila, Negara Menjamin Kebebasan Beribadah

Media itu seperti YouTube, Instagram, Twitter, maupun media sosial lainnya yang digunakan para generasi milenial itu.

"Kalau tidak, kita akan mengalami kegagalan. Kita perlu memikirkan rumusan langkah-langkah pembumian (Pancasila) untuk kaum mielnial dengan (menyesuaikan) psikologi mereka," kata Yudi.

Dari situ, kata dia, maka nilai Pancasila bisa dimasukkan sehingga penanaman Pancasila terhadap milenial itu harus difokuskan.

Nantinya, kata dia, kementerian-kementerian terkait akan menindaklanjuti hal ini. Antara lain oleh Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Presiden RI Divonis Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua

Saat Presiden RI Divonis Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua

Nasional
Tiga Mantan Petinggi Jiwasraya Ini Didakwa Menerima Fasilitas Nonton Konser hingga Karaoke

Tiga Mantan Petinggi Jiwasraya Ini Didakwa Menerima Fasilitas Nonton Konser hingga Karaoke

Nasional
Anggaran Penanganan Covid-19 Membengkak Jadi Rp 677,2 Triliun, Ini Rinciannya

Anggaran Penanganan Covid-19 Membengkak Jadi Rp 677,2 Triliun, Ini Rinciannya

Nasional
Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Nasional
Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Nasional
Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Nasional
Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Nasional
Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Nasional
Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Nasional
Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Nasional
Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Nasional
Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Nasional
Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Nasional
KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

Nasional
Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X