Panja Jiwasraya Komisi VI akan Panggil Erick Thohir Pekan Depan

Kompas.com - 23/01/2020, 21:23 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan, mereka akan menjadwalkan rapat dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Aria mengatakan bahwa rapat dijadwalkan pada Rabu (23/1/2020).

"Hari Rabu kami jadwalkan mengundang Menteri BUMN beserta jajaran direksi asuransi (Jiwasraya)," kata Aria usai rapat internal Panja Jiwasraya di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Ia menjelaskan rapat bakal membahas soal target dan tujuan yang akan dicapai Panja Jiwasraya di Komisi VI.

Menurut dia, Panja Jiwasraya Komisi VI berfokus pada pengembalian dana nasabah, penyehatan korporasi, serta berupaya menguraikan masalah krisis keuangan PT Asuransi Jiwasraya.

"Untuk kita sepakati dulu bahwa antara Komisi VI dengan Kementerian BUMN dan PT Asuransi Jiwasraya untuk sama-sama menyepakati kesepakatan panja ini sebagai suatu sistem pengawasan Komisi VI untuk mempercepat penyelesaian," ucapnya.

Aria berharap Panja Jiwasraya Komisi VI mampu mencari solusi terbaik terhadap krisis keuangan di perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

"Dari situ nanti kemudian percepatan ini tentunya berakibat pada keputusan-keputusan untuk melakukan aksi korporasi yamg tentu itu tidak bisa dilakukan seperti dalam situasi yang normal. Supaya kerja panja itu ada kemanfaatannya," kata Aria.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X