Cegah Stunting, Menko PMK Minta Ibu Muda Jaga Pola Hidup dan Hindari Diet Berlebihan

Kompas.com - 11/11/2019, 09:00 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Wayang Dunia ke-V dan Hari Wayang Nasional 2019 di Institut Seni Indonesia, Surakarta, Selasa (5/11/2019) malam. Humas Kemenko PMKMenko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Wayang Dunia ke-V dan Hari Wayang Nasional 2019 di Institut Seni Indonesia, Surakarta, Selasa (5/11/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta para perempuan muda menjaga pola hidup sehat dan menghindari diet yang kurang tepat dan berlebihan.

Menurut Muhadjir, pola hidup dan gerakan sanitasi lingkungan yang sehat bagi para perempuan muda akan mencegah lahirnya bayi stunting ke depan.

"Perempuan muda yang nantinya akan menjadi calon ibu, berpotensi melahirkan bayi stunting jika diet yang kurang tepat dan berlebihan," kata Muhadjir dalam acara penutupan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Palembang, Minggu (10/11/2019) seperti dikutip dari keterangan pers.

"Sehingga, pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan diperlukan," lanjut dia. 

Baca juga: Tulang Ikan Jadi Pangan Cegah Stunting

Muhadjir mengatakan, stunting pada anak terjadi bukan hanya karena gizi buruk, tetapi gerakan sanitasi lingkungan yang sehat juga sangat berpengaruh.

Saat ini, angka stunting di Indonesia masih cukup besar, yakni sekitar 27 persen.

"Masalah stunting harus diatasi agar Indonesia bisa menghadapi bonus demografi dengan tidak menciptakan lost generation atau generasi yang hilang," kata dia.

Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam mencegah bayi lahir stunting juga dengan menjaga asupan gizi ibu hamil.

Pasalnya, dalam 1.000 hari pertama kehidupan bayi, persoalan asupan gizi ibu hamil merupakan hal paling menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

"Jadi 1.000 hari awal kehidupan adalah waktu yang perlu mendapatkan perhatian. Sekali anak itu lahir stunting, maka dia akan menjadi manusia Indonesia yang tidak produktif dan menjadi beban ke depannya," kata dia.

Baca juga: Momok Stunting Jadi Isu Nasional, Emak-emak Minta Update Edukasi Gizi

Oleh karena itu, Muhadjir berharap agar seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam memerangi stunting.

Selain pemerintah, masyarakat dan organisasi pegiat lingkungan juga diharapkan dapat terlibat agar angka stunting menurun.

"Sebab menurunnya angka stunting akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan," kata dia. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi II DPR Akan Bentuk Panja ASN Guna Awasi Seleksi CPNS

Komisi II DPR Akan Bentuk Panja ASN Guna Awasi Seleksi CPNS

Nasional
Hampir Seminggu Sejak Peristiwa Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Fakta Barunya Menurut Polisi

Hampir Seminggu Sejak Peristiwa Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Fakta Barunya Menurut Polisi

Nasional
Kemendagri Ajukan Anggaran Rp 15 M untuk Mesin Anjungan Data Mandiri

Kemendagri Ajukan Anggaran Rp 15 M untuk Mesin Anjungan Data Mandiri

Nasional
BPIP Minta Pancasila Diajarkan Secara Lebih Merakyat

BPIP Minta Pancasila Diajarkan Secara Lebih Merakyat

Nasional
Revisi UU Sisdiknas Masuk Prolegnas, Ahmad Basarah: Untuk Akomodasi Pancasila Diajarkan di Sekolah

Revisi UU Sisdiknas Masuk Prolegnas, Ahmad Basarah: Untuk Akomodasi Pancasila Diajarkan di Sekolah

Nasional
Sepanjang 2019, Polisi Tangkap 19 Penyuplai Bahan Peledak untuk 'Destructive Fishing'

Sepanjang 2019, Polisi Tangkap 19 Penyuplai Bahan Peledak untuk "Destructive Fishing"

Nasional
Investigasi Lebih Lanjut, Polri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beraksi Sendiri

Investigasi Lebih Lanjut, Polri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beraksi Sendiri

Nasional
MPR Setuju Pendidikan Pancasila Jadi Pelajaran Wajib di PAUD hingga Perguruan Tinggi

MPR Setuju Pendidikan Pancasila Jadi Pelajaran Wajib di PAUD hingga Perguruan Tinggi

Nasional
Pemerintah Tak Jamin Indonesia Bebas dari Kelompok Intoleran, tapi...

Pemerintah Tak Jamin Indonesia Bebas dari Kelompok Intoleran, tapi...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Petinggi TNI Dikumpulkan Jokowi | Tetangga Novel Laporkan Politikus PDI-P

[POPULER NASIONAL] Petinggi TNI Dikumpulkan Jokowi | Tetangga Novel Laporkan Politikus PDI-P

Nasional
Kejaksaan Agung Telaah Laporan soal Jiwasraya untuk Temukan Dugaan Tindak Pidana

Kejaksaan Agung Telaah Laporan soal Jiwasraya untuk Temukan Dugaan Tindak Pidana

Nasional
Menpan RB Siapkan Jabatan Baru untuk Anggota TNI-Polri yang Nganggur

Menpan RB Siapkan Jabatan Baru untuk Anggota TNI-Polri yang Nganggur

Nasional
Heboh Desa Fiktif, Bantahan Kemendagri, hingga Desa Cacat Hukum...

Heboh Desa Fiktif, Bantahan Kemendagri, hingga Desa Cacat Hukum...

Nasional
KPK Minta Polisi Serius Tangani Laporan Tetangga Novel terhadap Dewi Tanjung

KPK Minta Polisi Serius Tangani Laporan Tetangga Novel terhadap Dewi Tanjung

Nasional
Susun UU Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Gunakan Skema Omnibus Law

Susun UU Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Gunakan Skema Omnibus Law

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X