Jokowi-Ma'ruf Ingin Naikkan Cukai Rokok untuk Kurangi Perokok

Kompas.com - 09/03/2019, 15:34 WIB
ilustrasi rokok shutterstockilustrasi rokok

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut, jika terpilih dalam Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf akan menaikkan cukai rokok untuk menurunkan angka pengguna rokok di Indonesia.

Anggota TKN Hasbullah Thabrany mengatakan, harga cukai rokok di Indonesia merupakan yang paling terendah di dunia.

Ia mencontohkan, cukai rokok di Singapura mencapai 90 persen dan Thailand 84 persen.

"Kita targetkan di pemerintahan ke depan jika Jokowi dan Ma'ruf terpilih, cukai rokok kita naikkan di atas 57 persen," ujar Hasbullah saat diskusi polemik bertajuk "Menakar Visi Kesehatan" jelang debat ketiga Pilpres 2019 di daerah Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga: TKN: Tak Masalah Defisit BPJS Kesehatan, yang Penting Masyarakat Tertolong

Soal tren meningkatnya pengguna rokok di Indonesia, kata Hasbullah, sudah menjadi perhatian Jokowi sejak menjadi presiden.

Dia menyebut, masalah rokok multi sektoral. Sebab, tidak hanya soal kesehatan saja yang dibahas, melainkan juga sosial, ekonomi, dan agama.

Untuk itu, lanjutnya, Jokowi-Ma'ruf akan mencoba membangun program pengurangan pengguna rokok dengan menyesuaikan kondisi politik dan sosial.

Baca juga: Solusi Masalah Rokok, Prabowo-Sandi Akan Dorong Petani Tembakau Beralih Profesi

"Yang paling penting adalah membangun kesamaan visi dengan masyarakat karena ini adalah tantangan kita bersama," ujar dia.

"Detail penaikkan cukai rokok belum dirumuskan, tetapi konsensus bahwa membuat rokok tidak menjadi konsumsi utama masyarakat adalah fokus Jokowi-Ma'ruf," sambungnya.

Menurut dia, kenaikan cukai rokok juga berguna untuk menutup defisit anggaran BPJS Kesehatan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengungkapkan, pemerintah tidak jadi menaikkan cukai rokok tahun 2019.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X