Kompas.com - 06/11/2018, 11:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menuturkan, pihaknya sempat berkomunikasi dengan Yusril Ihza Mahendra.

BPN menilai Yusril merupakan sosok yang potensial untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019.

"Dengan semua pihak yang berpotensi pasti dibuka komunikasi. Namun, semua keputusan dan alasan membuat keputusan untuk mendukung tentu tergantung dari pribadi masing-masing, termasuk Pak Yusril," ujar Dahnil saat dihubungi, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Jadi Pengacara Jokowi-Maruf, Yusril Tak Dapat Bayaran

Yusril sempat menjadi kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.

Yusril juga kerap mengkritik kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo. Belakangan, Yusril menjadi kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melawan pemerintah.

Namun, Dahnil tak mengetahui alasan Yusril lebih memilih merapat ke kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Saya tidak tahu kalau alasan itu," kata Dahnil.

Baca juga: Yusril Jadi Pengacaranya, Jokowi Bilang, Alhamdulillah

Kendati demikian, Dahnil mengatakan, pihaknya menghormati keputusan Yusril menjadi pengacara bagi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Bahkan, ia menyebut pilihan menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin merupakan keputusan yang baik untuk Yusril.

"Kami menghormati keputusan pribadi Pak Yusril. Saya kira keputusan tersebut bagus dan baik buat Pak Yusril. Dan, kami mengucapkan selamat untuk Pak Yusril," ucapnya.

Baca juga: Jejak Yusril Melawan Jokowi, dari Bela Prabowo hingga HTI

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Dalami Perintah Sambo ke 31 Polisi yang Diduga Langgar Etik dalam Kematian Brigadir J

Polri Dalami Perintah Sambo ke 31 Polisi yang Diduga Langgar Etik dalam Kematian Brigadir J

Nasional
Dana BOS Pesantren Tahap II Segera Cair, Kemenag Sedang Validasi Data Santri

Dana BOS Pesantren Tahap II Segera Cair, Kemenag Sedang Validasi Data Santri

Nasional
Polri: Irjen Ferdy Sambo Ditahan di Mako Brimob

Polri: Irjen Ferdy Sambo Ditahan di Mako Brimob

Nasional
KSP Sebut Pemerintah Terus Salurkan Bantuan bagi Warga Lanny Jaya meski Sulit Dijangkau

KSP Sebut Pemerintah Terus Salurkan Bantuan bagi Warga Lanny Jaya meski Sulit Dijangkau

Nasional
Zulhas Sebut KIB Akan Pakai Politik Gagasan dalam Pemilu 2024

Zulhas Sebut KIB Akan Pakai Politik Gagasan dalam Pemilu 2024

Nasional
Kasus Brigadir J dan Bujukan Orangtua yang Buat Bharada E Buka-bukaan

Kasus Brigadir J dan Bujukan Orangtua yang Buat Bharada E Buka-bukaan

Nasional
Daftarkan Golkar ke KPU, Airlangga: Pemilu Harus Dilaksanakan Sesuai Jadwal

Daftarkan Golkar ke KPU, Airlangga: Pemilu Harus Dilaksanakan Sesuai Jadwal

Nasional
Polri Sebut Hasil Otopsi Kedua Brigadir J Segera Diumumkan

Polri Sebut Hasil Otopsi Kedua Brigadir J Segera Diumumkan

Nasional
Meski Aturan Turunan Belum Terbit, Kementerian PPPA Tegaskan UU TPKS Sudah Bisa Diterapkan

Meski Aturan Turunan Belum Terbit, Kementerian PPPA Tegaskan UU TPKS Sudah Bisa Diterapkan

Nasional
Prabowo: Saya Akan Berjuang Perkokoh Hubungan RI dan Malaysia

Prabowo: Saya Akan Berjuang Perkokoh Hubungan RI dan Malaysia

Nasional
PSI Targetkan Lolos Senayan, Raih 10,6 Juta Suara di Seluruh Indonesia

PSI Targetkan Lolos Senayan, Raih 10,6 Juta Suara di Seluruh Indonesia

Nasional
Butuh Waktu Sebulan buat Polri Ungkap Tersangka Dalang Pembunuhan Brigadir J

Butuh Waktu Sebulan buat Polri Ungkap Tersangka Dalang Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Perhatian Presiden Dinilai Jadi Pendorong Kapolri Ungkap Kasus Brigadir J

Perhatian Presiden Dinilai Jadi Pendorong Kapolri Ungkap Kasus Brigadir J

Nasional
PSI: Capres Jokowi Akan Jadi Capres PSI

PSI: Capres Jokowi Akan Jadi Capres PSI

Nasional
KPK Resmikan Gedung Penyimpanan Barang Sitaan Korupsi di Cawang

KPK Resmikan Gedung Penyimpanan Barang Sitaan Korupsi di Cawang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.