Dilaporkan M. Taufik ke DKPP, Ini Komentar Komisioner KPU

Kompas.com - 07/09/2018, 14:01 WIB
Politikus Partai Gerindra Mohamad Taufik memberikan pernyataan kepada wartawan di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Kamis (16/8/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPolitikus Partai Gerindra Mohamad Taufik memberikan pernyataan kepada wartawan di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Kamis (16/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghormati langkah bakal calon legislatif Partai Gerindra M Taufik yang melaporkan pihaknya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

KPU dianggap melanggar kode etik lantaran menunda pelaksanaan putusan Badan Pengawas Pemilu yang meloloskan M Taufik sebagai bacaleg melalui sidang sengketa.

"Ya, kita hormati," kata Komisioner KPU Ilham Saputra, saat dihubungi, Jumat (7/9/2018).

Baca juga: M Taufik Laporkan KPU RI dan KPU DKI ke DKPP

Ilham mengatakan, KPU menyerahkan sepenuhnya proses yang nantinya akan berlangsung di DKPP.

DKPP yang berwenang menentukan apakah pihaknya melakukan pelanggaran kode etik atau tidak.

"Biar DKPP yang memutuskan apakah kami melanggar etik atau tidak," ujarnya.

Baca juga: MA Segera Putuskan Uji Materi PKPU soal Larangan Nyaleg Eks Koruptor

M Taufik merupakan bacaleg mantan koruptor kedua yang melaporkan KPU ke DKPP.

Sebelumnya, bacaleg DPD Aceh, Abdullah Puteh, lebih dulu melaporkan KPU ke DKPP atas tudingan yang sama.

Ilham mengatakan, pihaknya siap menghadapi jika ada bakal caleg eks koruptor lainnya yang ikut melapor ke DKPP.

"Kita hadapi," tegasnya.

Baca juga: Polemik Caleg Eks Koruptor, Mahfud MD Sebut Bawaslu yang Bikin Kacau

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik melaporkan KPU RI dan KPU DKI Jakarta ke DKPP, Jumat (7/9/2018).

Taufik diwakili lembaga advokasi dari DPD Gerindra DKI Jakarta.

Pelaporan tersebut terkait tidak dilaksanakannya putusan dari Bawaslu DKI Jakarta yang memerintahkan untuk meloloskan nama Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik sebagai bakal calon anggota DPRD DKI pada Pemilu 2019.

Langkah Bawaslu itu dinilai sebagai pelanggaran kode etik.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X