Fokus Pembenahan Internal, PPP Tak Ajukan Cawapres bagi Jokowi

Kompas.com - 08/03/2018, 16:10 WIB
Ketua umum PPP Romahurmuziy usai menghadiri Rakornas PPP di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (24/1/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinKetua umum PPP Romahurmuziy usai menghadiri Rakornas PPP di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menuturkan, partainya tak akan mengajukan kandidat calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019 mendampingi Joko Widodo.

Ia memastikan, Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy atau akrab disapa Romi, tidak menawarkan diri sebagai cawapres pendamping Jokowi.

Kendati PPP telah mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi sebagai capres.

"Enggak akan (menawarkan diri sebagai cawapres). Romi itu taat berorganisasi. Meski ketua umum tapi enggak akan menawarkan. Nanti kita bahas, belum menawarkan diri," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2018).

(Baca juga : Jokowi: Makin Banyak Calon untuk Cawapres Makin Bagus)

Menurut Arsul, partainya tengah fokus untuk membenahi kondisi di internal akibat konflik. Sehingga, PPP belum memikirkan untuk mengajukan kandidat cawapres.

Beberapa waktu belakangan, muncul konflik antara kubu Romi dan kubu Djan faridz yang memperebutkan pucuk pimpinan.

"PPP itu 3,5 tahun ada dalam situasi kelam. Jadi fokus kita perbaiki partai bukan jadi cawapres. Yang penting PPP tahu jabatan enggak usah dikejar. Apalagi dalam keadaan partai 3,5 tahun begini," tuturnya.

(Baca juga : PPP: Tim Internal Jokowi untuk Jaring Cawapres Diisi Tokoh Independen)

Meski demikian, lanjut Arsul, PPP telah mengajukan kriteria cawapres yang pantas mendampingi Jokowi.

Kriteria tersebut antara lain berasal dari kalangan santri, nasionalis, intelektualis dan berusia muda.

"Kami memberikan kriteria saja. Santri atau agamis, nasionalis, intelek dan muda," kata Arsul.

Sejumlah partai politik mulai mengajukan nama untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengajukan Wiranto sebagai cawapres. Sedangkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong ketua umumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenhub Perketat Pengawasan Arus Balik, Khususnya yang Menuju ke Jakarta

Kemenhub Perketat Pengawasan Arus Balik, Khususnya yang Menuju ke Jakarta

Nasional
Dukung Tenaga Medis, Tim Kesehatan Mental Ditempatkan di RS Darurat Wisma Atlet

Dukung Tenaga Medis, Tim Kesehatan Mental Ditempatkan di RS Darurat Wisma Atlet

Nasional
Terus Bertambah, Kini Ada 135 Napi Asimilasi yang Tercatat Bikin Kejahatan Lagi

Terus Bertambah, Kini Ada 135 Napi Asimilasi yang Tercatat Bikin Kejahatan Lagi

Nasional
Pemerintah: Kita Harus Kembali Produktif, namun Tetap Aman dari Penularan Covid-19

Pemerintah: Kita Harus Kembali Produktif, namun Tetap Aman dari Penularan Covid-19

Nasional
Jubir Pemerintah: Banyak Anak-anak Tertular Covid-19 dari Orang Dewasa

Jubir Pemerintah: Banyak Anak-anak Tertular Covid-19 dari Orang Dewasa

Nasional
Jubir Pemerintah Ungkap Bagaimana Corona Berkembang di Tubuh Manusia hingga Penularannya

Jubir Pemerintah Ungkap Bagaimana Corona Berkembang di Tubuh Manusia hingga Penularannya

Nasional
100 Kilogram Ikan Segar Dibawa dari Maluku untuk Menu Makanan Pasien RSD Wisma Atlet

100 Kilogram Ikan Segar Dibawa dari Maluku untuk Menu Makanan Pasien RSD Wisma Atlet

Nasional
Ini Sebaran 22.750 Kasus Covid-19 Indonesia: Jakarta 6.709, Jatim 3.886

Ini Sebaran 22.750 Kasus Covid-19 Indonesia: Jakarta 6.709, Jatim 3.886

Nasional
Berbahagia, yang Tak Boleh Hilang Saat Idul Fitri di Tengah Pandemi...

Berbahagia, yang Tak Boleh Hilang Saat Idul Fitri di Tengah Pandemi...

Nasional
Ini Sebaran 5.642 Pasien Covid-19 Sembuh, Jakarta Catat Penambahan Tertinggi

Ini Sebaran 5.642 Pasien Covid-19 Sembuh, Jakarta Catat Penambahan Tertinggi

Nasional
Selain Lansia, Kelompok Rentan Ini Diharapkan Tetap di Rumah selama Pandemi Covid-19

Selain Lansia, Kelompok Rentan Ini Diharapkan Tetap di Rumah selama Pandemi Covid-19

Nasional
Cerita Penguji Spesimen Covid-19: Kerja 6 Jam Tanpa Makan, Minum dan Buang Air

Cerita Penguji Spesimen Covid-19: Kerja 6 Jam Tanpa Makan, Minum dan Buang Air

Nasional
Gugus Tugas: Wajib Tunjukkan Surat Rapid Test dan PCR jika Ingin ke Luar Daerah

Gugus Tugas: Wajib Tunjukkan Surat Rapid Test dan PCR jika Ingin ke Luar Daerah

Nasional
UPDATE 25 Mei: Pemerintah Periksa 256.946 Spesimen Covid-19

UPDATE 25 Mei: Pemerintah Periksa 256.946 Spesimen Covid-19

Nasional
Grafik Covid-19 Masih Naik-Turun, Warga Diminta Patuhi Aturan Pemerintah

Grafik Covid-19 Masih Naik-Turun, Warga Diminta Patuhi Aturan Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X