Jusuf Kalla Anggap Kelompok Abu Sayyaf seperti Robin Hood

Kompas.com - 01/02/2018, 20:10 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRWakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di kantor wakil presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menganggap kelompok Abu Sayyaf di Filipina seperti Robin Hood. Menurut Kalla, kelompok tersebut menculik dan menyandera demi kepentingan tertentu layaknya cerita rakyat asal Inggris itu.

"Dia sandera, orang bayar. Terus dia bagi ke orang miskin. Jadi itu tradisi lama," kata Kalla di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Kalla juga mengatakan, kelompok Abu Sayyaf sulit ditangani karena terbagi menjadi sejumlah kelompok kecil.

"Sandera ini di tangan Abu Sayyaf atau faksi lebih kecil lagi. Kayak di Marawi kemarin atau kayak di Selatan lagi," kata Kalla.

Karena itu, kata Kalla, Indonesia telah meminta bantuan kepada Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Filipina untuk melacak WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf.

"Mereka bisa cari tahu. Iya kita minta mereka," kata Kalla.

(Baca juga: Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf)

Sementara itu, pimpinan MILF, Murad Ebrahim, berjanji akan membantu Indonesia membebaskan para WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf.

"Ada beberapa orang Indonesia yang masih di sandera di South Filipina dan kami akan berusaha sekuat tenaga untuk membebaskan mereka," kata dia.

Saat ini pihaknya terus memonitor perkembangan dan lokasi para sandera WNI tersebut.

"Kami berusaha memonitor ini. Berusaha memindahkan dari satu pulau ke pulau lain," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X