Kompas.com - 03/08/2017, 17:15 WIB
Ilustrasi KompasIlustrasi
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Muhammad Rum menyayangkan oknum jaksa kembali berulah dan terlibat dalam kasus hukum.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Kejari Pamekasan Rudy Indra Prasetya terkait dugaan korupsi dana desa.

Padahal, kata Rum, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo telah berkali-kali memperingatkan jajaran kejaksaan agar menjauhi tindakan koruptif yang mencoreng institusi.

"Tidak henti-hentinya pimpinan Kejaksaan Agung selalu mengingatkan terkait oknum yang melakukan penyimpangan, maka proses hukum harus dilakukan," ujar Rum di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

(baca: Kronologi Operasi Tangkap Tangan KPK di Pamekasan)

Prasetyo, kata Rum, juga telah berkali-kali mengingatkan bahwa tak akan memberi toleransi oknum yang melanggar hukum. Kejaksaan Agung menyerahkan proses hukum tersebut kepada KPK.

"Proses hukum menjadi bagian dan memomentum untuk bersih-bersih yang selama ini memang dilakukan dengan tujuan perbaikan Kejaksaan kedepan," kata Rum.

Rum menegaskan, tangkap tangan terjadi karena ulah oknum itu sendiri. Ia meminta agar Kejaksaan Agung secara institusi tidak dilibatkan dalam kasus itu.

(baca: KPK Tetapkan Bupati dan Kajari Pamekasan sebagai Tersangka)

Jika bukti dan faktanya jelas, maka harus diproses hukum dengan tegas. Kejaksaan tidak akan menghalangi KPK untuk menindak jaksa nakal tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Minus 0,74 Persen, KSP: Tanda Pemulihan Makin Nyata

Ekonomi Minus 0,74 Persen, KSP: Tanda Pemulihan Makin Nyata

Nasional
Anggota Komisi III Minta KPK Tak Pecat 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK

Anggota Komisi III Minta KPK Tak Pecat 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK

Nasional
Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah Jatuh pada 13 Mei

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah Jatuh pada 13 Mei

Nasional
Selasa 11 Mei 2021, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1442 H

Selasa 11 Mei 2021, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1442 H

Nasional
Ruang Konferensi Pers KPK yang Kini Ada Foto Presiden dan Wapres...

Ruang Konferensi Pers KPK yang Kini Ada Foto Presiden dan Wapres...

Nasional
Sekjen Kemensos Mengaku Diberi Sepeda Brompton, Bantah Terima Fee Bansos Covid-19

Sekjen Kemensos Mengaku Diberi Sepeda Brompton, Bantah Terima Fee Bansos Covid-19

Nasional
Operasi Ketupat 2021, Polri Turunkan 155.000 Personel Gabungan

Operasi Ketupat 2021, Polri Turunkan 155.000 Personel Gabungan

Nasional
Kemenkes: 49 Warga Negara India yang Masuk Indonesia Positif Covid-19

Kemenkes: 49 Warga Negara India yang Masuk Indonesia Positif Covid-19

Nasional
Saat Menteri Tjahjo Heran Nasib 75 Pegawai KPK Diserahkan ke Kemenpan RB dan BKN

Saat Menteri Tjahjo Heran Nasib 75 Pegawai KPK Diserahkan ke Kemenpan RB dan BKN

Nasional
Kunjungan Kerja ke Jatim, Jokowi Tinjau Industri Perikanan hingga Pengelolaan Sampah

Kunjungan Kerja ke Jatim, Jokowi Tinjau Industri Perikanan hingga Pengelolaan Sampah

Nasional
Pesimistis Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Pengamat: Kecuali Ada Keajaiban

Pesimistis Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Pengamat: Kecuali Ada Keajaiban

Nasional
TNI Bakal Amankan Pembangunan 5.000 BTS di Papua dan Natuna

TNI Bakal Amankan Pembangunan 5.000 BTS di Papua dan Natuna

Nasional
Penyuap Edhy Prabowo Sebut Lebih Banyak Rugi Ketika Ekspor Benur

Penyuap Edhy Prabowo Sebut Lebih Banyak Rugi Ketika Ekspor Benur

Nasional
Saat 75 Pegawai KPK Dinyatakan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan...

Saat 75 Pegawai KPK Dinyatakan Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan...

Nasional
KSP Sebut Tol Becakayu Bisa Beroperasi Penuh Akhir Tahun Ini

KSP Sebut Tol Becakayu Bisa Beroperasi Penuh Akhir Tahun Ini

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X