Kompas.com - 16/11/2016, 19:10 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (18/8/2016). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINSekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (18/8/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto meminta seluruh kader tetap tenang merespons penetapan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka.

Ahok, yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat, merupakan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada DKI Jakarta.

Hasto mengatakan, kader PDI-P harus menciptakan suasana kondusif sesuai harapan masyarakat.

"Kader PDI-P harus menciptakan suasana yang kondusif sesuai dengan harapan setiap warga bangsa yang merindukan ketentraman dan keharmonisan," kata Hasto, melalui keterangan tertulis, Rabu (16/11/2016).

Menurut Hasto, situasi saat ini harus dijadikan momentum bagi kader PDI-P untuk tetap bersikap rendah hati kepada rakyat.

(Baca: Din: Kasus Ahok Ini Individual, Jangan Bawa Sentimen Agama dan Etnis)

"Partai melarang cara-cara memenangkan pemilu yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi. PDI-P menempatkan rakyat sebagai hakim tertinggi untuk menentukan pasangan kepala daerahnya yang terbaik," lanjut dia.

Hasto juga meminta agar kader PDI-P terus membangun komunikasi yang aktif, baik di internal partai maupun dengan berbagai elemen masyarakat.

"Rapatkan barisan, perkuat koordinasi dan komunikasi," kata Hasto.

Status tersangka Ahok tak akan memengaruhi dukungan PDI-P.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.