Ketua KPK Belum Pastikan Sanksi untuk Pegawai Pengirim Karangan Bunga

Kompas.com - 16/06/2015, 20:27 WIB
Pelaksana tugas Ketua KPK Taufiqurachman Ruki menjawab pertanyaan wartawan saat akan meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/3/2015). Sebelumnya, Ruki dalam konferensi pers menyatakan akan melimpahkan kasus Budi Gunawan kepada Kepolisian lewat tangan Kejaksaan dengan alasan efektivitas. TRIBUN NEWS / DANY PERMANAPelaksana tugas Ketua KPK Taufiqurachman Ruki menjawab pertanyaan wartawan saat akan meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/3/2015). Sebelumnya, Ruki dalam konferensi pers menyatakan akan melimpahkan kasus Budi Gunawan kepada Kepolisian lewat tangan Kejaksaan dengan alasan efektivitas.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki mengatakan, hingga saat ini sejumlah pegawai KPK yang diduga mengirimkan karangan bunga bernada sarkastik masih diperiksa oleh pengawas internal. Oleh karena itu, belum disimpulkan apakah terjadi pelanggaran etik atau tidak.

"Masalahnya masih dalam proses pendalaman oleh direktorat pengawasan internal," ujar Ruki melalui pesan singkat, Selasa (16/6/2015).

Ruki mengatakan, jika ditemukan pelanggaran, maka pengawas internal akan menyerahkannya ke Dewan Pertimbangan Pegawai untuk dibahas lebih lanjut. DPP terdiri dari pejabat tinggi atau struktural di KPK, kecuali pimpinan.

"Mereka akan memberikan kesimpulan kepada pimpinan tentang apa yang terjadi dan rekomendasinya kepada pimpinan," kata Ruki.

Pertengahan Mei lalu, KPK dikirimi sejumlah karangan bunga, yang salah satunya bertuliskan, "Terima kasih pimpinan KPK atas aksi panggungnya. Kalian pahlawan sinergitas. Kami menunggu dagelan selanjutnya".

Belum sempat dipajang di Gedung KPK, karangan bunga tersebut dibawa lagi menggunakan mobil pikap yang mengantar, lantaran keburu diusir oleh petugas keamanan. (Baca: Pimpinan KPK Dikirim Karangan Bunga Bernada Sarkastis dari Pegawai)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X