Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/11/2022, 05:51 WIB
Tatang Guritno,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menunjukan keakrabannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (21/11/2022).

Hal itu terjadi saat keduanya menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Puan dan Ganjar sama-sama tertawa ketika disebut oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia sebagai sesama calon presiden (capres).

“Hari ini Bapak Presiden, saya gemetar saya. Ada dua soalnya (capres) Mbak Puan sama Pak Ganjar," kelakar Bahlil yang ditujukan pada Presiden Joko Widodo yang turut hadir pada acara tersebut.

Baca juga: Tawa Ganjar dan Puan Saat Sama-sama Disebut Capres di Acara Hipmi...

Ia pun mengungkapkan Ganjar juga menjemput Puan di Bandara Adi Sumarmo, lalu berada dalam mobil yang sama menuju tempat acara.

Adapun kedua figur tersebut kerap digambarkan bersaing memperebutkan tiket pencapresan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Belum lama ini, sejumlah elitE PDI-P mendirikan Dewan Kolonel untuk mendukung Puan.

Sedangkan Ganjar didukung relawannya, GP Mania, yang kemudian membuat gerakan tandingan bernama Dewan Kopral.

Baca juga: Akrab dengan Ganjar, Puan Maharani: Dari Dulu Mesra

Namun DPP PDI-P tak tinggal diam melihat perseteruan yang kian memanas antar dua kubu tersebut.

Sejumlah elitE kader yang tergabung dalam Dewan Kolonel diberi teguran keras dan peringatan terakhir.

Begitu pun Ganjar yang mendapat peringatan lisan karena dianggap menimbulkan multitafsir karena menyampaikan kesiapannya menjadi capres.

Lantas apakah kedekatan Puan dan Ganjar di Solo merupakan bagian dari strategi politik PDI-P?

Ada Niatan

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI-P Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengungkapkan langkah Ganjar menjemput Puan sudah direncanakan.

Ia mengungkapkan Ganjar memang punya maksud untuk menemui Puan.

"Kan Pak Ganjar menjemput Mbak Puan di airport, tentu ada niatan (menemuinya). Apakah sudah dikomunikasikan dengan Mbak Puan, saya tidak tahu," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

KPU Ungkap Alasan Baru Jadwalkan Pemilu Ulang di 686 TPS dari 780 TPS Rekomendasi Bawaslu

KPU Ungkap Alasan Baru Jadwalkan Pemilu Ulang di 686 TPS dari 780 TPS Rekomendasi Bawaslu

Nasional
Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya Kesiapan Jadi Oposisi Pemerintahan ke Depan

Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya Kesiapan Jadi Oposisi Pemerintahan ke Depan

Nasional
Prabowo dan Gibran Selesai Bertemu, Ogah Beberkan Hasil Pertemuan

Prabowo dan Gibran Selesai Bertemu, Ogah Beberkan Hasil Pertemuan

Nasional
KPK Tetapkan Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Potongan Dana Insentif

KPK Tetapkan Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Potongan Dana Insentif

Nasional
Surya Paloh Tunggu Sikap Megawati, Sebut Pertemuan Keduanya Sangat Dibutuhkan

Surya Paloh Tunggu Sikap Megawati, Sebut Pertemuan Keduanya Sangat Dibutuhkan

Nasional
KPU: 686 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

KPU: 686 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

Nasional
KPU: 225 TPS Lakukan Pemilu Susulan, Terbanyak di Demak dan Paniai

KPU: 225 TPS Lakukan Pemilu Susulan, Terbanyak di Demak dan Paniai

Nasional
Jimly Sebut Hak Angket Gertakan, Hidayat Nur Wahid: Itu Hak Konstitusional DPR

Jimly Sebut Hak Angket Gertakan, Hidayat Nur Wahid: Itu Hak Konstitusional DPR

Nasional
KPU: Sebanyak 90 Petugas TPS Meninggal Dunia di Pemilu 2024

KPU: Sebanyak 90 Petugas TPS Meninggal Dunia di Pemilu 2024

Nasional
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan di DPR, Ada Tersangka

KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan di DPR, Ada Tersangka

Nasional
Wakil PM Australia ke Prabowo: Sangat Menyenangkan Beri Selamat secara Langsung ke Anda

Wakil PM Australia ke Prabowo: Sangat Menyenangkan Beri Selamat secara Langsung ke Anda

Nasional
Komisi VI DPR Imbau PT KAI dan KAI Commuter Tingkatkan SOP Layanan dan Keselamatan

Komisi VI DPR Imbau PT KAI dan KAI Commuter Tingkatkan SOP Layanan dan Keselamatan

Nasional
Soal Hak Angket, Timnas Amin: Ini Bukan soal Kalah Menang, tapi Berjuang Luruskan Praktik Bernegara

Soal Hak Angket, Timnas Amin: Ini Bukan soal Kalah Menang, tapi Berjuang Luruskan Praktik Bernegara

Nasional
KPU Sebut 39,92 persen Kecamatan Selesaikan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilpres

KPU Sebut 39,92 persen Kecamatan Selesaikan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilpres

Nasional
KPU Rencanakan Pemilu Ulang di Kuala Lumpur Tanpa Metode Pos

KPU Rencanakan Pemilu Ulang di Kuala Lumpur Tanpa Metode Pos

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com