Kompas.com - 21/02/2022, 20:56 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri mengamankan tiga orang tersangka dugaan investasi bodong dengan nilai Rp 1,2 triliun.

Investasi bodong itu dilakukan oleh PT Trust Global Karya dengan menggunakan robot trading bernama Trading Viral Blast.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Whisnu Hermawan menyebut tiga tersangka yaitu RPW, ZHP, dan MU merupakan manajemen PT Trust Global Karya.

“Jadi perusahaan ini tidak mempunyai izin untuk menjalankan trading, dan hasil kejahatannya dinikmati oleh pengurus perusahaan beserta afiliasinya,” sebut Whisnu dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (21/2/2022) dikutip dari tayangan YouTube Div Humas Polri.

Whisnu menjelaskan terdapat sekitar 12.000 member trading yang terkena penipuan.

Baca juga: Ovo Investasi Reksadana Masuk Daftar Investasi Bodong, Ini Kata Bos OVO

Modus kejahatan dilakukan dengan menawarkan investasi yang akan memberi keuntungan setiap bulan.

“Namun dalam pelaksanaannya uang para member disetorkan ke exchanger dan tidak digunakan untuk trading. Uang yang didapatkan per bulan oleh member diambil dari uang yang diinvestasikan,” papar dia.

Adapun pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti salah satunya uang senilai 1.850.000 dollar Singapura atau senilai hampir Rp 20 miliar.

Baca juga: Polri Pastikan Kejar Semua Kasus Investasi Bodong Berkedok Binary Option Selain Binomo

Kemudian saat ini Bareskrim Polri juga masih melakukan pengejaran pada satu orang tersangka.

“Kami masih mengejar satu tersangka yang sudah masuk ke daftar DPO (daftar pencarian orang),” katanya.

Terakhir Whisnu mengingatkan masyarakat untuk tidak terbuai melakukan investasi apalagi dengan iming-iming tanpa kerugian.

“Periksa dulu perusahaan investasinya apakah terdaftar di OJK atau tidak. Tidak ada investasi yang untung terus,” imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.