Prof. Dr. Warsono, MS
Guru Besar Unesa

Guru Besar di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya

Pancasila, antara Ide dan Praktik dalam Bernegara

Kompas.com - 03/06/2021, 14:24 WIB
Patung Pancasila besar yang jadi lambang cinta Indonesia dan Pancasila di Gereja Katedral Jakarta SYIFA NURI KHAIRUNNISAPatung Pancasila besar yang jadi lambang cinta Indonesia dan Pancasila di Gereja Katedral Jakarta

Praksis tersebut yang diharapakan mampu menghantarkan bangsa Indonesia menuju dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera adil dan makmur.

Sebagaimana yang digambar dalam tulisan para pujangga sebagai negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kertorahardjo.

Tanpa dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tentu Pancasila hanya akan menjadi utopia.

Pertanyaannya adalah bagaimana dan dalam bidang apa serta oleh siapa Pancasila harus dipraktikkan?

Tentu semua warga negara Indonesia memiliki kewajiban moral untuk mengamalkan filsafat Pancasila sesuai dengan status dan kedudukannya.

Keyakinan rakyat Indoneisa akan kebenaran Pancasila dan kesadaran untuk mengamalkannya merupakan kesaktian dari Pancasila.

Implementasi Pancasila

Sebagai negara hukum, Pancasila diimplementasikan dalam bentuk peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pancasila harus menjiwai dan menjadi roh dari setiap peraturan perundang-undangan. Tidak boleh ada peraturan yang bertentangan atau tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Jika ada peraturan yang tidak sesuai apalagi bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila harus dibatalkan.

Dalam tata perundang-undangan, hal ini bisa dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi yang memiliki kewenangan untuk melakukan uji materiil terhadap setiap produk undang-undang.

Tentu implementasi Pancasila dalam peraturan perundang-undangan sangat dipengaruhi DPR, yang secara hukum memiliki kewenangan membuat undang-undang bersama pemerintah. Meskipun demikian, produknya lebih ditentukan oleh paradigma berpikir para elite politik.

Apakah mereka memiliki cukup kecerdasan dan jiwa kenegarawanan dalam merumuskan undang-undang sebagai produk politik, atau justru undang-undang dibuat untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Implementasi Pancasila yang lain adalah dalam bentuk kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, mulai dari pusat sampai ke daerah.

Setiap pembangunan seharusnya ditujukan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pembangunan tidak boleh hanya untuk memenuhi kebutuhan sekelompok orang atau daerah, tetapi harus dilakukan secara adil dan merata di semua wilayah Indonesia.

Namun seringkali, pembangunan belum bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia.

Implementasi Pancasila yang paling utama adalah integritas dan moralitas para elite politik dan penyelenggara negara.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kritikan Polri Diharap seperti Satpam BCA Berbalas Teror, Polisi Diminta Tak Anti-kritik

Kritikan Polri Diharap seperti Satpam BCA Berbalas Teror, Polisi Diminta Tak Anti-kritik

Nasional
Aliansi Dosen Ultimatum UNJ Tolak Gelar Kehormatan Ma’ruf Amin dan Erick Thohir

Aliansi Dosen Ultimatum UNJ Tolak Gelar Kehormatan Ma’ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Independensi MA Dikhawatirkan Terganggu jika Gugatan Kewenangan KY ke MK Dikabulkan

Independensi MA Dikhawatirkan Terganggu jika Gugatan Kewenangan KY ke MK Dikabulkan

Nasional
Sebaran 747 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi

Sebaran 747 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat

Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat

Nasional
UPDATE 17 Oktober: Ada 492.928 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 17 Oktober: Ada 492.928 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE: 223.929 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,93 Persen

UPDATE: 223.929 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,93 Persen

Nasional
Update 17 Oktober: 62.732.568 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Update 17 Oktober: 62.732.568 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Covid-19 Meninggal Total 142.952 Orang

Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Covid-19 Meninggal Total 142.952 Orang

Nasional
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 1.086, Pasien Covid-19 Sembuh Total 4.073.418

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 1.086, Pasien Covid-19 Sembuh Total 4.073.418

Nasional
UPDATE 17 Oktober: Tambah 747, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.758

UPDATE 17 Oktober: Tambah 747, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.758

Nasional
Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

Nasional
Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Ma'ruf: Pemerintah  Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Ma'ruf: Pemerintah Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video 'Lapor Cak Imin Aja!'

Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video "Lapor Cak Imin Aja!"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.