Kompas.com - 09/09/2020, 16:05 WIB
[ARSIP] Suasana di ruangan Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULU[ARSIP] Suasana di ruangan Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan dukacita atas wafatnya pendiri Kompas Gramedia sekaligus tokoh pers nasional, Jakob Oetama, pada Rabu (9/9/2020).

Muhadjir menuturkan, semasa hidupnya Jakob bersahabat dengan salah satu tokoh Muhammadiyah Abdul Malik Fadjar yang meninggal Senin (7/9/2020) lalu.

"Pak Malik wafat 7 September, Pak Jakob tanggal 9. Berdua seperti telah janjian. Kebetulan almarhum berdua bersahabat karib. Kebetulan juga saya sangat dekat dengan Pak Malik dan menjadi dekat dengan Pak Jacob karena Pak Malik," ujar Muhadjir kepada Kompas.com, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Jakob Oetama Berpulang, Muhammadiyah: Kita Kehilangan Tokoh Pers dan Pemikir Budaya

Muhadjir pun bercerita tentang kedekatan Jakob dengan Abdul Malik. Pada akhir 80-an, Jakob beberapa kali berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai dosen tamu memberikan materi kuliah.

Saat itu, kata Muhadjir, kampus UMM baru mulai dibangkitkan Abdul Malik Fadjar yang menjabat rektor. Sedangkan Muhadjir merupakan Pembantu Rektor III bidang Kemahasiswaan.

Kemudian Abdul Malik juga menyediakan ruang khusus di gedung perpustakaan UMM yang diberi nama Jakob Utama Corner.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Muhadjir, Jakob mengirim buku-buku yang diterbitkan Kompas Gramedia ke UMM secara berkala.

"Ruang khusus di gedung perpustakaan UMM diberi nama  Jakob Utama Corner yang berisikan buku-buku koleksi Pak Jakob yang disumbangkan ke UMM," kata Muhadjir.

Baca juga: Humanisme Transendental, Cita-cita Jakob Oetama dalam Memperjuangkan Kukuhnya Indonesia

Bukti kedekatan lainnya, Jakob kerap meminjam mobil dari UMM melalui Abdul Malik ketika beberapa kali berkunjung ke Jawa Timur.

Padahal, kata Muhadjir, Jakob bisa minta disediakan mobil yang lebih baik dari kantor biro Harian Kompas di Jawa Timur.

"Ketika hal itu saya beritahukan ke Pak Max Margono, Kepala Biro KOMPAS Jawa Timur, waktu itu beliau hanya berkomentar, 'itulah Pak Jakob," tutur Muhadjir.

Jakob Oetama di mata Muhadjir merupakan sosok yang humanis.

Menurut dia, sebagai budayawan yang mewarisi tradisi budaya Jawa kuat, ekspresi humanis Jakob Oetama sangat kaya dengan perlambang dan "pasemon" (perumpamaan).

"Empatinya terhadap sesama tidak hanya tertera di dalam tulisan-tulisan beliau yang mendalam tetapi juga dalam tindak-tanduk beliau," kata Muhadjir.

"Semoga Tuhan yang Maha Kuasa menempatkan Pak Malik Fadjar dan Pak Jakob Oetama di surga-Nya. Amin," ucap dia.

Baca juga: Humanisme dan Prinsip Moderasi Jakob Oetama dalam Membangun Kompas Gramedia

Jakob Oetama meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu siang, pada usia 88 tahun.

Jenazah rencananya dibawa ke tempat persemayaman di Gedung Kompas Gramedia dan akan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta, Kamis (10/9/2020) besok.

Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.