Menkes Beri Santunan untuk Keluarga Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Covid-19

Kompas.com - 24/06/2020, 15:36 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat memberikan sambutan tentang penanganan Covid-19 di Balai Kota Surabaya, Selasa (2/6/2020). Dok. Pemkot SurabayaMenteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat memberikan sambutan tentang penanganan Covid-19 di Balai Kota Surabaya, Selasa (2/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan santunan kepada keluarga dari tiga tenaga kesehatan yang meninggal saat bertugas menangani pasien Covid-19.

Santunan diserahkan Terawan secara langsung di RSUD dr. Soetomo, Surabaya dalam kunjungan kerjanya, Rabu (24/6/2020).

“Khusus tenaga kesehatan yang telah wafat saya berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas pengabdiannya dalam penanganan Covid-19,” kata Terawan sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemenkes, Rabu.

Baca juga: Pemerintah Beri Santunan Tiga Keluarga ASN yang Meninggal setelah Tangani Pasien Covid-19

Tiga tenaga kesehatan yang wafat tersebut, yakni dr. Miftah Fawzi Sarengat (RSUD Soetomo), dr. Gatot Pramono (RSUD Sidoarjo) dan Sri Agustin, S.Kep (RSUD Sidoarjo). Santunan yang diberikan sebesar Rp 300 juta.

Menurut Terawan, santunan tersebut merupakan pemberian dari Presiden Joko Widodo.

“Kami harapakan itu (santunan) bisa menguatkan keluarga yang ditinggalkan almarhum dan almarhumah,” tuturnya.

Terawan juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan lainnya yang telah mengabdikan diri dalam penanganan Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Terawan juga memberikan bantuan sebanyak 1.000 masker. Bantuan diberikan langsung kepada Dirut RSUD dr. Soetomo, dr. Joni Wahyuhadi.

Baca juga: Beri Santunan ke Keluarga Tenaga Medis, Tjahjo: Atas Nama Presiden Kami Sampaikan Duka Cita Mendalam

Kunjungan kerja Menkes Terawan ke RSUD dr. Soetomo dilakukan untuk melihat secara riil bagaimana kondisi penanganan Covid-19.

Saat memberikan sambutan, Terawan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain, memakai masker, dan rajin mencuci tangan memakai sabun.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk rajin berolahraga agar bisa menjaga kebutuhan imunitas tubuh," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baleg Gelar RDPU RUU Pemilu, DKPP Diusulkan Kembali Jadi Lembaga Ad Hoc

Baleg Gelar RDPU RUU Pemilu, DKPP Diusulkan Kembali Jadi Lembaga Ad Hoc

Nasional
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Ingin Hidupkan Pam Swakarsa

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Ingin Hidupkan Pam Swakarsa

Nasional
Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Tunai Pekan Depan

Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Tunai Pekan Depan

Nasional
Ceritakan Perjalanan Karier, Jaksa Pinangki Mengaku Tak Pernah Duduki Jabatan Strategis

Ceritakan Perjalanan Karier, Jaksa Pinangki Mengaku Tak Pernah Duduki Jabatan Strategis

Nasional
Soal Banjir Kalsel, Moeldoko Klaim Pemerintah Tak Obral Izin Tambang dan Sawit

Soal Banjir Kalsel, Moeldoko Klaim Pemerintah Tak Obral Izin Tambang dan Sawit

Nasional
Sambil Menangis, Jaksa Pinangki Mengaku Menyesal Terlibat Kasus Djoko Tjandra

Sambil Menangis, Jaksa Pinangki Mengaku Menyesal Terlibat Kasus Djoko Tjandra

Nasional
KPK Terus Kembangkan Kasus Suap Juliari Batubara

KPK Terus Kembangkan Kasus Suap Juliari Batubara

Nasional
Tanggapi Moeldoko soal Menteri Positif Covid-19, Epidemiolog: Harus Diumumkan

Tanggapi Moeldoko soal Menteri Positif Covid-19, Epidemiolog: Harus Diumumkan

Nasional
Menteri Tak Umumkan Terpapar Covid-19, Epidemiolog: Belum Terlambat Bilang Maaf

Menteri Tak Umumkan Terpapar Covid-19, Epidemiolog: Belum Terlambat Bilang Maaf

Nasional
Epidemiolog: Pengumuman Pejabat Publik yang Positif Covid-19 Bisa Perkuat Pesan Pencegahan

Epidemiolog: Pengumuman Pejabat Publik yang Positif Covid-19 Bisa Perkuat Pesan Pencegahan

Nasional
Pemerintah Berencana Perpanjang PPKM, Moeldoko Singgung Kedisiplinan Masyarakat

Pemerintah Berencana Perpanjang PPKM, Moeldoko Singgung Kedisiplinan Masyarakat

Nasional
KPK Bentuk Satgas Khusus Buru Buronan, Salah Satunya Harun Masiku

KPK Bentuk Satgas Khusus Buru Buronan, Salah Satunya Harun Masiku

Nasional
Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Periksa Deputi Direktur hingga Pimpinan Perusahaan

Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Periksa Deputi Direktur hingga Pimpinan Perusahaan

Nasional
Apresiasi Komitmen Listyo, Komnas HAM Berharap Rekomendasi soal Penembakan FPI Segera Ditindaklanjuti

Apresiasi Komitmen Listyo, Komnas HAM Berharap Rekomendasi soal Penembakan FPI Segera Ditindaklanjuti

Nasional
Kemenkes Sebut Vaksinasi Mandiri Covid-19 Bisa Percepat Herd Immunity

Kemenkes Sebut Vaksinasi Mandiri Covid-19 Bisa Percepat Herd Immunity

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X