[POPULER NASIONAL] Pemerintah Salahi Aturan? | Seskab Kehilangan Sosok Fadli Zon dan Fahri Hamzah

Kompas.com - 05/03/2020, 07:34 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus pertama positif Corona di Indonesia, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus pertama positif Corona di Indonesia, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pascapengumuman dua pasien yang positif virus corona atau Covid-19, langkah Presiden Joko Widodo dipertanyakan.

Pasalnya, pasien tersebut mengaku belum mengetahui bahwa dirinya positif virus yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu. Hingga akhirnya Presiden mengumumkannya.

Langkah Presiden pun dipertanyakan.

Berita selanjutnya yaitu mengenai rasa kehilangan Sekretaris Kabinet Pramono Anung atas dua orang rekannya di DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Sebab, sejak sudah tak lagi menjadi Wakil Ketua DPR, keduanya jarang bersuara.

Berikut kabar terpopuler selengkapnya:

1. Presiden tak langgar ketentuan

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Daeng Muhammad Faqih, langkah Presiden mengumumkan adanya pasien positif Covid-19 di Indonesia sudah tepat.

Meski pun pasien itu sebelumnya belum mengetahui kondisi tersebut. Langkah yang dilakukan Presiden disebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat.

"Tidak masalah (bila pasien belum tahu dulu). Karena itu untuk kepentingan masyakarat. Jadi apa yang disampaikan Pak Presiden Jokowi tak masalah. Malah itu harus disampaikan. Kalau tidak disampaikan itu akan menimbulkan masalah, terjadi penyebaran tanpa diketahui masyarakat," kata Daeng kepada Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Umumkan Kasus Corona Tanpa Beri Tahu Pasien, Pemerintah Langgar Aturan?

Ia menambahkan, memang ada sejumlah peraturan baik itu dalam bentuk kode etik, undang-undang maupun peraturan menteri kesehatan, yang menyatakan bahwa informasi mengenai kondisi pasien harus dirahasiakan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X