Didampingi TGB, Seperti Ini Suasana Kampanye Ma'ruf Amin di Lombok

Kompas.com - 02/04/2019, 15:15 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin dan mantan Gubernur NTB Zainul Majdi berkampanye terbuka di Lapangan Selong, Lombok Timur, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin dan mantan Gubernur NTB Zainul Majdi berkampanye terbuka di Lapangan Selong, Lombok Timur, Selasa (2/4/2019).

LOMBOK, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang ( TGB) menemani calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dalam kampanye terbuka di Lapangan Selong, Lombok Timur, Selasa (2/4/2019).

Pantauan Kompas.com, suasana di lapangan tersebut sudah dipenuhi pendukung pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

Bendera partai politik pengusung Jokowi-Ma'ruf berkibar di kerumunan massa.

Begitu tiba di lapangan tersebut, Ma'ruf langsung naik panggung. Dia duduk sebentar dan berbincang dengan TGB.

Baca juga: Survei Indo Barometer: Jokowi-Maruf 50,8 Persen, Prabowo-Sandi 32 Persen

Setelah itu, dia berjalan ke depan panggung untuk menyapa masyarakat yang datang.

Ma'ruf melambaikan tangannya ke arah kerumunan massa. Sementara itu, masyarakat mengulurkan tangan mereka ke atas sambil memanggil nama Ma'ruf.

"Pak Kiai, Pak Kiai," kata mereka.

Tadi pagi, Ma'ruf sudah menyampaikan optimismenya atas potensi kemenangan di NTB. Dia yakin, NTB kini merupakan basis pendukung Jokowi-Ma'ruf. Meskipun, Jokowi kalah di wilayah tersebut saat Pemilihan Presiden 2014.

"Dulu kan memang kalah. Itu karena banyak faktor, tentu tidak terkonsolidasi, tidak ada yang melakukan pembinaan, sekarang beda saya kira," ujar Ma'ruf.

Baca juga: Maruf Amin Minta Pendukungnya Tak Terprovokasi Pengadangan di Pamekasan

Ma'ruf mengatakan, saat ini para tuan guru, tokoh masyarakat, hingga kader Nahdlatul Ulama (NU) di NTB telah mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Dukungan itu merupakan kekuatan besar yang menjadi modal untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di NTB.

"Potensi itu ada di Tuan Guru, ada di NU, ada NW (Nahdlatul Wathan), itu semua berada di 01 jadi yang punya basis ini ada di 01," kata Ma'ruf.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadapi Covid-19, Prabowo Ingin Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan AS

Hadapi Covid-19, Prabowo Ingin Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan AS

Nasional
Kasus Harun Masiku, Eks Staf Sekjen PDI-P Didakwa Suap Wahyu Setiawan

Kasus Harun Masiku, Eks Staf Sekjen PDI-P Didakwa Suap Wahyu Setiawan

Nasional
Ini 5 Tugas Relawan Desa Lawan Covid-19 Menurut Protokol Kemendes PDTT

Ini 5 Tugas Relawan Desa Lawan Covid-19 Menurut Protokol Kemendes PDTT

Nasional
Jokowi Minta Jajarannya Jaga Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

Jokowi Minta Jajarannya Jaga Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

Nasional
Yusril Nilai Pemda Bisa Kesulitan Lakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Yusril Nilai Pemda Bisa Kesulitan Lakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Nasional
MUI: Jangan Lagi Ada Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

MUI: Jangan Lagi Ada Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Nasional
Jokowi Minta Bantuan Pemerintah Segera Dieksekusi

Jokowi Minta Bantuan Pemerintah Segera Dieksekusi

Nasional
PSHK: Pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja Saat Wabah Covid-19 Bisa Rugikan Pemerintah

PSHK: Pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja Saat Wabah Covid-19 Bisa Rugikan Pemerintah

Nasional
Pemerintah Bakal Gencar Kampanyekan Imbauan Jangan Mudik

Pemerintah Bakal Gencar Kampanyekan Imbauan Jangan Mudik

Nasional
PSHK: PP soal PSBB Tak Memadai untuk Percepatan Penanganan Covid-19

PSHK: PP soal PSBB Tak Memadai untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Nasional
Ramai Penolakan Jenazah Pasien Covid-19, MUI Minta Pemerintah Beri Penjelasan ke Masyarakat

Ramai Penolakan Jenazah Pasien Covid-19, MUI Minta Pemerintah Beri Penjelasan ke Masyarakat

Nasional
IAKMI Ingatkan PSBB Harus Dilakukan Secara Tegas

IAKMI Ingatkan PSBB Harus Dilakukan Secara Tegas

Nasional
Cegah Covid-19, Ini Tantangan Orangtua Dampingi Anak Saat Diam di Rumah

Cegah Covid-19, Ini Tantangan Orangtua Dampingi Anak Saat Diam di Rumah

Nasional
Masyarakat Tak Dilarang Mudik Lebaran, tetapi Ada Syaratnya

Masyarakat Tak Dilarang Mudik Lebaran, tetapi Ada Syaratnya

Nasional
RUU Cipta Kerja Tetap Dibahas, PSHK Sesalkan DPR dan Pemerintah Abaikan Suara Publik

RUU Cipta Kerja Tetap Dibahas, PSHK Sesalkan DPR dan Pemerintah Abaikan Suara Publik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X