Sandiaga Batal Jadi Pembicara di Hadapan Himpunan Mahasiswa Riau

Kompas.com - 13/10/2018, 17:46 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Solahuddin Uno mendengarkan aspirasi dan masukan para generasi muda di Asrama Mahasiswa Riau, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018).Reza Jurnaliston Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Solahuddin Uno mendengarkan aspirasi dan masukan para generasi muda di Asrama Mahasiswa Riau, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Solahuddin Uno mendengarkan aspirasi dan masukan para generasi muda di Asrama Mahasiswa Riau, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018).

Sandiaga Uno hadir sekitar pukul 11.26 WIB. Ia tampak mengenakan kaus berkerah berwarna ungu, bercelana bahan coklat, serta sepatu sneakers.

Setelah turun dari mobil Toyota Nissan berplat nomor B 2631 SFC, Sandiaga disambut oleh seorang Aktifis mahasiswa Riau bernama Riau Rizki Beradat.

Mereka nampak berbincang-bincang sebelum memasuki tempat acara dialog interaktif dengan himpunan mahasiswa Riau se DKI Jakarta.

Namun, Sandiaga batal menjadi pembicara dalam acara diskusi yang bertemakan “Wirausaha Muda Dalam Menopang Pembangunan Ekonomi Rakyat”.

Baca juga: Soal Ekonomi Kebodohan, Sandiaga Sebut Koreksi bagi Elite

Pasalnya, belakangan baru diketahui bahwa tempat acara tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah Riau.

“Kita ada misskom ternyata asrama ini kan milik pemda karena beliau sudah terikat aturan kampanye beliau nggak berbicara di sini. Takut ada yang salah, jadi bang Sandi cuma hadir aja di sini,” ujar pembawa acara sekaligus mentor start up nasional Miftah N. Sabri.

Meski demikian, acara tetap berlangsung dan diikuti oleh Cawapres Sandiaga Uno. Namun, Sandiaga hanya mendengarkan para pembicara. 



Terkini Lainnya

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Nasional
KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

Nasional
TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

Nasional
Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Nasional
Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Nasional
Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Nasional
Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Nasional
Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Nasional
Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Nasional
Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Nasional
Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Nasional
Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Nasional

Close Ads X