Susi Pudjiastuti: Saya Ingin Lebih Banyak Ahli Kelautan dan Perikanan daripada Ahli Pertanian

Kompas.com - 11/10/2018, 11:34 WIB
OKK UI 2018 menyelenggarakan seminar bertema ?Mengoptimalkan Potensi Indonesia.? dan mengundang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (13/5/2018). Dok. UIOKK UI 2018 menyelenggarakan seminar bertema ?Mengoptimalkan Potensi Indonesia.? dan mengundang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (13/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti punya keinginan meningkatkan jumlah ahli kelautan dan perikanan di Indonesia.

Hal ini mengingat sebagian besar wilayah Indonesia merupakan laut.

"Saya berkeinginan nantinya, lebih banyak ahli kelautan dan perikanan dibandingkan ahli pertanian. Itu cita-cita saya. Karena laut kita lebih luas dari daratan," ujar Susi saat kunjungan kerja di Bali, sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi, Kamis (11/10/2018).

Oleh karena itu, Susi mengaku gembira jika muncul lembaga-lembaga pendidikan di Tanah Air yang fokus mendalami ilmu perikanan dan kelautan.

Hal itu mendukung visi Presiden Jokowi mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Susi mengatakan, pondasi pengelolaan laut di Indonesia cukup mapan.

Menurut Susi, kedaulatan Indonesia atas wilayah perairannya kini jauh lebih baik. Kapal- kapal asing yang selama ini mencuri ikan di Indonesia sudah turun drastis.

Kementerian Kelautan dan Perikanan juga berupaya mewujudkan pola penangkapan sumber daya laut yang berkelanjutan sehingga dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Salah satunya dengan menggencarkan penggunaan alat tangkap ikan ramah lingkungan.

Namun, Susi mengakui, upaya itu tidak cukup. Indonesia membutuhkan orang-orang yang berintegritas dan memiliki kapabilitas dalam mengelola kekayaan laut di masa yang akan datang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X