Dedi Mulyadi: Kampanye #2019GantiPresiden Sangat Masif di Jabar

Kompas.com - 02/07/2018, 12:37 WIB
Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Kamis (5/4/2018). KOMPAS.com/ IRWAN NUGRAHACalon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Kamis (5/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, kampanye #2019GantiPresiden yang terjadi belakangan ini berpengaruh pada perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018.

Menurut Dedi, kampanye tersebut membuat masyarakat yang tak mendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 memberikan suaranya ke pasangan calon nomor urut 3, Sudrajat-Syaikhu.

Pasangan calon Sudrajat-Syaikhu diusung oleh Gerindra, PKS, dan PAN.

"Bayangkan, mohon maaf ya, paslon yang sebelumnya tidak dianggap punya elektabilitas yang baik, tidak punya popularitas yang cukup tinggi, dalam waktu cepat mengalami perubahan. Ini yang pertama kali di Indonesia. Itu tidak main-main," ujar Dedi di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Fadli Zon: Keinginan Ganti Presiden Cukup Tinggi

Dedi mengatakan, kampaye #2019GantiPresiden dilakukan secara masif oleh kelompok tertentu.

Kelompok tersebut membagikan selebaran hingga ke rumah-rumah. Bahkan, kata Dedi, upaya tersebut berlangsung pada masa tenang dan sehari menjelang pencoblosan, Rabu (27/6/2018).

Akibatnya, suara pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi tergerus.

Berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga, perolehan suara pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi berada di urutan ketiga, di bawah pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan Sudrajat-Syaikhu.

"Dari mulai selebaran setiap rumah kemudian ada paket-paket setiap rumah juga berjalan dengan baik, dilakukan di masa tenang kampanye. Sehari menjelang pemilihan masih berjalan dan itu tersistem, merata di Jawa Barat," kata Dedi.

Baca juga: PKS: #2019GantiPresiden Sukses Dongkrak Suara Sudrajat-Syaikhu

Dedi menilai kampanye #2019GantiPresiden menjadi satu hal yang harus dicermati Partai Golkar jelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Ia menilai, kampanye tersebut akan berpengaruh besar pada Pilpres 2019.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X