Soal Penyerangan Jemaat Ahmadiyah, 12 Orang Sudah Dimintai Keterangan

Kompas.com - 23/05/2018, 16:14 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri memastikan proses hukum penyerangan dan perusakan rumah Jemaat Ahmadiyah di Lombok Timur terus berjalan.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, sebanyak 12 orang sudah dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Meski begitu, kepolisian terlebih dahulu mengedepankan upaya persuasif.

"Dengan menggandeng stakeholder yang ada agar tidak ada peristiwa ini lagi yang terjadi," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Baca juga: Kerinduan Jemaah Ahmadiyah Ramadhan di Rumah Sendiri

Bahkan dia, upaya persuasif itu tidak hanya dilakukan oleh kepolisian namun juga pemerintah kabupaten dan provinsi pun hadir.

Ia menuturkan, semua pihak terus melakukan pembicaraan tujuannya agar tidak ada penyerangan atau perusakan rumah Jemaat Ahmadiyah.

"Yang menjadi korban juga kami lindungi dan diurus oleh katakanlah oleh pemerintah atau negara," kata dia.

Baca juga: Soal Penyerangan Ahmadiyah, PBNU Nilai Dialog Perlu Dikedepankan

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penyerangan dan perusakan rumah pengikut Jemaat Ahmadiyah kepada aparat penegak hukum.

"Itu pelanggaran hukum, tindak pidana, sehingga itu jadi ranah aparat penegak hukum," kata Lukman di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Kementerian Agama RI terus memantau perkembangan penanganan kasus penyerangan dan perusakan rumah tersebut.

Termasuk memonitor keberadaan Jemaat Ahmadiyah di Nusa Tenggara Barat tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X